AES103 Liburan Hampir Usai

Liburan kali ini rasanya seperti lirik lagu Menghitung Hari dari Kris Dayanti: "Menghitung hari, demi demi detik." Iya liburan ini tinggal menghitung hari sebelum kita kembali ke rutinitas penuh drama bangun pagi, latihan drama sekolah, dan pulang naik Gojek sambil berharap nggak hujan. Selama liburan, aku dan keluarga sibuk ngariung (bahasa Sunda buat berkumpul) di Bandung. Tapi nggak cuma itu, sesekali kami juga jalan-jalan keluar kota. Ada Jakarta yang selalu riuh, Sumedang yang terkenal dengan tahunya, Garut dengan dodolnya, Tasikmalaya yang adem, dan Ciamis yang penuh kenangan. Liburan ini sebenarnya sederhana, tapi tetap menyenangkan.
Yang paling bikin liburan ini spesial adalah momen bersama ibuku. Karena beliau hanya pulang saat libur panjang, momen ini jadi terasa sangat berharga. Ketawa bareng, ngobrol santai, dan cuma duduk-duduk sambil makan cemilan udah cukup bikin aku bahagia. Di tengah obrolan, aku bahkan sempat berjanji “Libur kenaikan kelas nanti aku ke Bintuni, ya.” Tapi sekarang setelah liburan hampir usai, janji itu mulai terasa seperti tantangan. Bukan karena nggak mau ketemu ibu lagi, tapi karena aku tahu rasanya bakal ribet banget: packing, perjalanan jauh, dan tentu saja jadwal harian yang bakal berubah drastis.
Ngomong-ngomong soal rutinitas, aku juga mulai mikir soal sekolah yang akan dimulai lagi. Bayangin aja,setelah berminggu-minggu bangun siang, aku harus kembali ke mode alarm berbunyi jam 6 pagi. Dan nggak cukup sampai di situ, ada latihan drama yang menunggu lengkap dengan mentornya yang selalu bilang, “Ekspresi kamu harus lebih hidup!” Padahal ekspresi asliku aja udah hampir mati karena ngantuk. Tapi ya begitulah hidup, liburan mungkin berakhir tapi cerita-cerita yang tercipta selama liburan ini akan terus dikenang. Mulai dari perjalanan ke kota-kota yang penuh warna, sampai momen kecil bersama ibu yang cuma bisa dirasakan setahun sekali.
Jadi meskipun rasanya malas menghadapi rutinitas lagi, aku tetap bersyukur punya liburan yang bermakna. Semoga nanti saat libur kenaikan kelas tiba, aku benar-benar bisa ke Bintuni dan menikmati waktu bersama ibu lagi. Tapi untuk sekarang, aku akan menikmati sisa-sisa liburan ini sambil menghitung hari, demi demi detik, seperti di lagu itu.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES197 Pemilu dan Gaya Komunikasi
Halo teman-teman yang budiman,lama rasanya saya tidak bercakap-cakap di sini. Maka pada kesempatan kali ini, izinkan saya menulis sesuatu yang agak berbeda dari biasanya. Bukan soal perjalanan, bukan soal musik, bukan pula soal novel, melainkan tentang pemilu dan gaya komunikasi.Awalnya sederhana s…

AES195 Membahas Sedikit soal Transum Bandung
Tulisan di Ririungan tanggal 3 September 2026Halo teman-teman yang budiman, kali ini saya ingin membagikan sedikit pengalaman menggunakan transportasi umum di Bandung. Dalam rentang tiga hari, saya sudah mencoba dua jenis transportasi umum yang sekarang mulai cukup sering terdengar namanya, yaitu b…

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

