AtomicEssay

AES104 Kata Tanpa Makna

yulitjahyadipenulis arsip2

Sebentuk kegelisahan membawaku ke sini. Seperti pengembara yang ingin pulang, aku terdorong menuju ruang ini. Seperti awan menggantung di kepala, kilasan ulang peristiwa, barisan kata yang tergiang berkumpul layaknya mendung. Seolah berebut saling mencocokkan diri, kepingan demi kepingan beradu, dipertemukan dan berpasangan di ruang logika hingga sesekali ikut menciutkan dahi. Terasa riuh dan penuh berdesakan ingin membual keluar tapi karena bukan ke situ arah bukaannya maka tak bisa. 

Baiklah... mari sini duduk yang tenang bersamaku di sini... 

Hai nama.... Ada apa dengannya? Helo tubuhku... Mengapa kamu seperti maumu sendiri saja tak pedulikan aku ? Otak... oh kamu, yang diam dan berceceran dimana-mana, kupunguti kamu nanti satu persatu, tunggu giliranmu. Mulut... ah kata-katamu meluncur keluar seperti turun dari perosotan lalu terbang ke udara dan jatuh ke mana kau suka. Wajah... ya raut, kamu harus tampil rupanya, lengkap dengan kernyit, seringai sampai air mata. Baiklah...

Dendang semesta yang berkumandang sejak kaki pertama tak mungkin terlupa. Ke empat penjuru kujumpai malaikatku dengan dada yang terbungkuk rendah. Bumi dan langit menyatu hari itu. Dalam jarak terdekatnya Ia membungkus bagai selimut, memberi kehangatan dalam keheningan. 

Aku di sini menyapaMu, dalam suara tanpa kata, dalam raut tak berwajah dan dalam nama yang tak berarti. Sujudku berserah pada lautanMu yang tak bertepi. Aku di sini menanti sabdaMu hari ini. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES107 Konstelasi Bintang

Kemarin adalah kelas ketiga dan yang terakhir dari rangkaian kelas daring tentang Human Design. Semalam, sama seperti dua minggu sebelumnya, aku kembali terbangun tengah malam karena pikiranku yang begitu aktif. Selama tertidur, rupanya pikiranku membawa informasi barunya dan diolah di alam bawah s…

yulitjahyadi71
AtomicEssay

AES106 Berkenalan dengan Human Design

"Ga semua orang bisa jadi inisiator, kecuali dia Manifestor" ujar temanku yang sedang serius mendalami Human Design. "Jadi kita ga bisa paksa anak kita untuk bisa punya inisiatif. Ada yang memang butuh diajak kalau tipenya Projector, bahkan kalau dia Reflector, setelah diajak pun dia perlu waktu 28…

yulitjahyadi62
AtomicEssay

AES105 Ambyar

Ambyar, kurang lebih seperti itu gambaran perasaan seseorang saat ekspektasinya berbenturan dengan realita lalu runtuh berserakan. Kemegahan yang terbangun tanpa sadar ketika membayangkan satu situasi dari luar, sirna seketika... seperti menguapnya mimpi begitu mata mulai terbuka. Frustasi, begitu…

yulitjahyadi40