AtomicEssay

AES104 Mengapa Film Indonesia Gitu-Gitu Aja?

carloslospenulis arsip2

Tahun lalu saya melihat poster dan trailer dari film kiblat, salah satu film horor yang mengangkat unsur agama. Saya lihat komen di instagram XXI dan trailer film banyak yang sinis sama film ini. Saya sendiri sudah sangat malas untuk menonton film karya anak bangsa, bukan tidak mencintainya tapi produser seperti sudah kehabisan ide untuk sebuah film.

Saya sendiri sudah malas untuk nonton film horor dari Indonesia karena yang gitu-gitu aja. Saya belum menemukan film horor yang bener-bener baik secara kualitas cerita dan sound effect. Film Indonesia terkadang hanya beberapa yang bikin saya terkagum karena beda sendiri dibanding kebanyakan film Indonesia lainnya.

Salah satu genre paling populer adalah genre horor. Ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan film horor menjadi genre yang populer di Indonesia:
1.Minat dan Permintaan Pasar: Film horor sering kali memiliki daya tarik yang kuat bagi penonton karena dapat memberikan sensasi ketegangan dan ketakutan yang intens. Banyak penonton Indonesia menikmati pengalaman menonton film yang membuat mereka merasa tegang dan terhibur.
2. Budaya dan Mitos Lokal: Indonesia kaya akan budaya dan mitos-mitos lokal yang kaya dan beragam. Banyak film horor Indonesia mengambil inspirasi dari cerita-cerita rakyat, legenda, atau kepercayaan tradisional yang ada di masyarakat, sehingga membuatnya lebih mudah untuk terhubung dengan penonton lokal.
3. Biaya Produksi yang Rendah: Film horor sering kali memiliki biaya produksi yang relatif rendah dibandingkan dengan genre film lainnya. Ini membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi produser dan pembuat film yang memiliki anggaran terbatas, tetapi masih ingin menghasilkan film yang bisa mendapatkan keuntungan.
4. Keberhasil film horor sebelumnya: Keberhasilan film-film horor Indonesia sebelumnya juga telah membuka jalan bagi film-film horor baru. Ketika sebuah genre film berhasil di pasar, produser dan pembuat film cenderung untuk membuat lebih banyak film dengan genre yang sama untuk memenuhi permintaan pasar yang ada.
Tapi sekarang film horor mendominasi pasar Indonesia bersamaan dengan genre komedi yang sedang naik daunnya. Agak laen berhasil mendobrak pasar Indonesia di genre komedi.
Saya agak bingung kenapa produser tidak mau mencoba genre baru seperti SCI-FI atau genre lainnya yang belum populer di Indonesia. Karena lama-lama akan bosen dengan film yang formulanya yang sama.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES192 Melihat Lebih Dekat

Halo teman-teman yang budiman, jujur saja, awalnya saya tidak tahu judul apa yang layak untuk tulisan hari ini. Ada hari-hari ketika judul datang lebih dulu daripada isi tulisan. Tapi ada juga hari ketika isi kepala berjalan sendiri, sementara judul tertinggal jauh di belakang. Maka saya memilih ju…

carloslos00
AtomicEssay

AES191 Membedah KPB

Halo teman-teman yang budiman, hari ini saya ingin menceritakan sedikit perihal KPB, atau Kelompok Petualang Belajar. Pada mulanya, KPB sudah menjadi semacam tradisi setiap awal naik kelas. Ia hadir sebagai cara sekolah memperkenalkan kembali esensi KPB kepada murid-murid baru, juga mungkin kepada…

carloslos00
AtomicEssay

AES190 Sonichi

Halo teman-teman yang budiman, hari ini saya ingin menuliskan pengalaman saya kembali ke sekolah. Saya memilih judul “Sonichi” tentu bukan tanpa alasan. Dalam bahasa Jepang, sonichi berarti hari pertama. Saya mengenal istilah itu dari dunia JKT48, biasanya dipakai untuk menyebut momen ketika seoran…

carloslos10