AES108 Harus Keras

Ada beberapa kampung yang datangi setelah hampir 3 minggu di Sumba. Ada satu hal yang seringkali menjadi bahan diskusi kami, yakni tentang bagaimana anak-anak Sumba didik dengan keras. Kakak-kakak di LC pun beberapa kali mengamini, bahwa anak-anak disini tidak bisa di didik dengan lemah lembut, yang ada mereka malah melawan.
Kak Ten juga menceritakan hal yang sama, kebetulan ia adalah seorang pengajar di smp. Ia sendiri mengatakan, guru di Sumba harus keras, kalo lembek malah nanti di remehkan oleh muridnya. Dia bercerita bahkan muridnya tidak segan memukul guru yang ia anggap remeh.
Budaya pola asuh keras seperti ini, mungkin memang sudah mengakar di Sumba. Orang-orang di dalamnya mungkin bukan tidak sadar, tapi terhantam realita. Ibarat kata, kalo kita bertahan saja tidak bisa bagaimana mau mengajar. Tapi aku percaya, setiap tempat punya caranya sendiri. Pun bila ternyata memang hal itu keliru, pemikiran itu harus muncul dari pelakunya. Orang luar mungkin bisa membantu mencerahkan, tapi bukan merubah. Agar perbaikan menuju kebaikan tetap selaras dengan budaya yang selama ini dipertahakan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES115 Efisiensi
Sedikit bercerita tentang sebuah “budaya” di angkatan 7 KPB, yang sekarang menginjak kelas 12. Waktu hening dan doa adalah cara kami memulai hari. “Buka kelas” kami kerap menyebutnya, satu orang akan memimpin dalam prosesnya. Lucunya, setiap hari kami selalu bergelut dengan pertanyaan “siapa yang m…

AES114 Berjalan Lebih Jauh
Berjalan kaki, rutin yang selalu kujaga setiap hari. Aku mengawali dan mengakhiri hari dengan berjalan kaki. Berangkat dengan berjalan kaki, membuatku punya waktu untuk menyadari kembali tujuan-tujuan hari ini. Pulang dengan berjalan, membuatku punya waktu untuk merenungkan apa saja yang terjadi ha…

AES113 Angin itu Punya Siapa?
Aku duduk termenung di sebuah kursi panjang untuk menunggu giliran ber-mandala bersama teman-teman KPB. Udaranya cukup menyenangkan, tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin. Ada angin yang beberapa kali menyapa dan menorehkan kesegarannya. Lalu aku melihat keatas, melihat daun-daun yang tert…
