AtomicEssay

AES113 Angin itu Punya Siapa?

reginamirdanpenulis arsip3

Aku duduk termenung di sebuah kursi panjang untuk menunggu giliran ber-mandala bersama teman-teman KPB.

Udaranya cukup menyenangkan, tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin. Ada angin yang beberapa kali menyapa dan menorehkan kesegarannya.

Lalu aku melihat keatas, melihat daun-daun yang tertiup angin. Dahan-dahan itu bergerak mengikuti arah angin, namun mereka sempat kembali ke tempatnya sebelum angin menyapunya kembali.

Lalu entah darimana, tetiba terlintas dalam pikirku, “Angin itu punya siapa?”

Entah untuk apa, untuk siapa dan jawaban apa yang ingin ku temukan dari pertanyaan itu. Entahlah, akupun belum berniat mencari jawabannya atau mencari alasan dibalik pertanyaan itu.

Pertanyaan itu lalu ku tuliskan dalam mandala yang kubuat bersama teman-teman KPB.

Mungkin suatu saat, di saat yang tepat, akan ku temukan jawaban dan alasan dari pertanyaan itu. Tapi tak apa bila aku tak menemukannya juga, biarkan semuanya mengalir apa adanya, seperti angin yang berhembus itu.

Komentar (1)

Andy Sutioso

Ooalah ternyata ini yang ada di balik 'bengongnya' kak Gina di bangku panjang tadi... keren banget kak esainya

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES181 Terima Kasih!!

Festival Literasi TP 2024-2025 baru saja berakhir, penuh rasa dan syukur. Festival Literasi di Smipa bukan acara yang wah dalam arti mewah atau meriah saja. Yang ingin dicapai bukan sekadar wah. Banyak hal yang ingin kita sasar dan bangun lewat kegiatan ini. Jadi, apa yang membedakan Festival Liter…

innocentiaine100
AtomicEssay

AES112 Mandala Perpisahan

Pekan literasi telah usai, perjalanan selama 5 hari terasa personal untukku. Festival sekolah yang dinikmati seluruh warga penduduknya malah seperti boot camp bagiku banyak hal yang kudapatkan selama sepekan ini. Bersama pak Jo menjadi penunggu (bukan hantu) workshop AES menyuguhkan cerita-cerita m…

Sanya89
AtomicEssay

AES 1331 Buku, Investasi Untuk Masa Depan

Saya duduk di lantai diantara beberapa meja. Tadinya saya tidak tahu meja-meja itu untuk apa hingga ada beberapa orang yang mulai menata buku, lalu ada seorang pria dari sebuah perusahaan percetakan juga menata buku. "Oh, saya sepertinya duduk di tempat yang salah!" Kata saya dalam hati, tapi ketik…

joefelus61