AtomicEssay

AES11 Festival Literasi

novitadm13penulis arsip2

Pagi ini saat berangkat ke sekolah langit tampak mendung. Sesampainya di sekolah, perlahan hujan pun turun. Matahari yg bersembunyi namun hembusan angin yg dingin terus menyapa tubuh. "Wah, gerimis. Semoga Festival Literasi hari pertama ini bisa berjalan lancar dan seru," doaku dalam hati. Di pagi yg gerimis itu beberapa rekan orang tua dan panitia mulai sibuk beberes untuk bursa buku, teman-teman KPB yg sedang bersiap untuk stand Buku untuk Sumba dan beberapa narsum yg sudah datang untuk berbagi di setiap jenjang. Di awal hari sempat mengintip pojok bursa buku di Longpus, ada Bu Aileen, Bubuy, Bu Mega, dan beberapa orang tua lain yang sedang menata buku. Buku-buku preloved yg sungguh menggoda. Sudah kuincar beberapa buku untuk segera dimiliki. Hahahaha.


Di Longpus langsung bertemu dengan Kak Pipid yg akan mendongeng di SD3-4. Dari awal ngobrol tentang dongengnya, aku penasaran seperti apa wayang beber yg akan ditampilkan oleh Kak Pipid nanti. Terbayang 40m kain yg dibentangkan. Saat bertemu Kak Pipid, dia bercerita ternyata lebih panjang kainnya 45m dan itu sangat berat. Dan yg spesial adalah wayang beber Desa Timun ini perdana akan ditunjukkan untuk teman-teman di Semi Palar. Wow! Luar biasa sekali. Benar saja, anak-anak yg menyaksikannya terkesima dan antusias meski ada beberapa yg sudah tau ceritanya mereka tetap menikmati ceritanya. Usai dongeng, Kak Pipid pun mengajak menggambar dengan cara yg berbeda. "Biasanya kalian menggambar hitam di atas putih, sekarang menggambar putih di atas hitam." Yang lucu, saat Kak Pipid menunjukkan Tipe-X dan cara penggunaannya banyak anak yang bingung.  Karena di Smipa kan saat salah menulis tidak menggunakan Tipe-X, kalau ada tulisan yg salah ya dicoret aja. Hehehe. 15 menit berlalu. Karya-karya yang dibuat anak-anak kelompok Lamin dan Honai sungguh menarik. Diakhiri dengan foto bersama Kak Pipid lengkap dengan Cila, Cili, dan Cilo dari Desa Timun.


Usai waktu istirahat, SD1-2 kedatangan Kak Yessy dari Kokomang. Sambil menutup mata, teman-teman Malige dan Gadang menerka-nerka "siapa sih yg datang?","udah boleh buka mata belum?" Tiba-tiba Kak Yessy sudah ada dihadapan mereka dengan membawa bola ajaib yg menemani kisah petualangan masuk ke Hutan Kebodohan. Bola ajaib yg menarik perhatian anak-anak, menjadi magnet untuk masuk ke dunia imajinasi.  Dongeng yg dibawakan Kak Yessy sederhana tapi sangat seru. Interaktif dan mengajak anak-anak sambil membuat karya clay yg imajinatif sesuai dengan alur dongeng, anak-anak menikmati menjadi bagian dari dongengnya dengan pembawaan Kak Yessy yg ekspresif.

Meski tidak sempat mampir ke semua kelas untuk menyaksikan keseruan berbaginya para narasumber, tapi tetap bisa merasakan keseruannya dengan melihat foto-foto yang dibagikan di wa grup.

Rangkaian Festival Literasi hari pertama ini ditutup dengan makan bersama, foto, dan berbagi kesan-kesan. Sungguh bersyukur untuk hari ini bisa hadir dan merasakan kehangatan Rumah Belajar. 

23 Februari 2023

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES12 Kemeriahan Festival Literasi

Masih tentang kemeriahan Festival Literasi. Mau sedikit berbagi tentang keseruan di hari keduanya. Ya, hari pertama penuh dengan suka cita menyambut dongeng dan loka karya bersama para narasumber. Jumat lalu, masih sama langit mendung dan hujan yang turun mulai gerimis hingga hujan cukup lebat. Jab…

novitadm1320
AtomicEssay

AES030 Situbucang: Pesta Tanpa Balon

Salah satu kegiatan yang banyak dinantikan oleh orangtua dan anak-anak di Smipa dalam rangkaian acara FestLit adalah Situbucang. Anak-anak akan berpesta pora, mendapat banyak buku bacaan baru dan orangtua merasa senang karena buku yang sudah tidak terbaca di rumah bisa berputar tanpa merogoh kocek.…

Mega42
AtomicEssay

AES029 Melepaskan Kenangan, Tak Semudah Melepaskan Mantan

FestLit akan datang. Tak sabar rasanya menunggu event itu selama tiga tahun lebih. Festbuk terakhir diadakan pada bulan November 2019. Waktu tiga warsa yang berlalu dalam sekejap mata. Buku-buku di rumah semakin banyak memenuhi rak-rak yang ada, dan sebagian disimpan dalam kontainer. Meskipun sudah…

Mega10