AtomicEssay

AES114 - Soal Terakhir Ujian

Ara Djatipenulis arsip2

Selamat! Kamu telah menyelesaikan ujian ini. Tapi, sebelumnya, ada satu pertanyaan terakhir yang perlu kamu jawab. Jawabanmu atas pertanyaan ini akan memengaruhi seluruh hasil ujianmu. Karena, pada akhirnya, hanya jawabanmu di sinilah yang penting.

16. Kamu selalu mengaku senang bereksplorasi. Kenyataannya, kamu hanya bereksplorasi dalam ranah yang kamu ketahui, ranah yang familiar, di mana kamu tahu kamu tak akan salah. Padahal, kamu tidak pernah salah. Apa yang membuatmu begini?

a) Tahun pertamamu di sekolah. Kamu bermain bakiak bersama seorang Kakak. Temanmu berlarian di depan jalur lintasanmu. Kamu ingin mengingatkannya untuk hati-hati, untuk berawas-awas. “Awas–”, katamu, terpenggal cepat oleh teguran Kakak: “Bukan awas, tapi permisi.” Ini pertama kali kamu marah pada Kakak. Kamu tidak memaki teman, kamu hanya mengingatkan. Kamu tidak pernah salah.

b) Kakak mengangkat lembar jawab matematika, tulisan rapi, jawaban benar, menghitung luas bangun ruang dengan akurat. Satu-satunya yang kurang adalah nama. Tidak ada nama tertera di lembar jawab itu, luput dituliskan. Kamu mengaku itu milikmu. Seluruh kelas tertegun. Kamu merasakan malu dan sesal merayap ke tepian wajahmu. Kenapa bisa kamu lupa mengisi namamu? Kamu tidak pernah salah.

c) Kamu berhenti bertanya karena kamu sudah tahu. Kamu bisa mengira-ngira, bahwa kakek itu bertopang pada tongkatnya sedikit berbeda hari ini, karena dia jatuh tadi malam di kamar mandi, itu kenapa dahinya memar dan kemungkinan pahanya juga di bawah sarung hijaunya. Kamu tahu, anak-anak dari keluarga itu datang pagi sekali karena rumah mereka begitu jauh dan terancam macet. Kamu tahu karena kamu mengamati, karena kamu menghabiskan waktumu dengan berimajinasi. Kamu berhenti bertanya, karena kalau kamu bertanya dan tahu bahwa imajinasimu salah, maka kamu akan tahu kamu tidak tahu. Kamu tidak pernah salah.

d) Kamu berhenti bertanya karena kamu takut. Kamu tidak suka dibilang salah. Kamu tidak suka dibilang tidak tahu. Kamu selalu benar, dan memang seharusnya begitu, dan begitulah kamu harus dipandang. Maka kamu berhenti, dan kamu menipu diri dengan pengetahuanmu. Padahal, jauh di dalam dirimu, kamu tahu kamu bohong. Padahal, untuk menyadari ini pun, kamu harus dipantik dari luar. Kamu tidak tahu apa-apa. Kamu tidak pernah tidak pernah salah.

Hasil dari ujian ini akan dikirimkan padamu oleh semesta pada waktu yang tepat.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES130 - MPLS 3: Mulai

Pagi-pagi kami Jabawaskita, pertama kali setelah sekian lama. Lalu kami lanjut ke kelas, mendengarkan penjelasan dari Kak Gina tentang sistem KPB: adaptif, otonom, bermanfaat, hal-hal yang sudah sering kami dapatkan di kelas-kelas sebelumnya. Ada juga daftar kualitas-kualitas yang ditargetkan untuk…

Ara Djati10
AtomicEssay

AES129 - MPLS Day 2: Konstan

Pagi ini kami berkumpul di basecamp. Banyak sekali yang telat datang. Tapi, ketika semua terkumpul, ruangan kelas terasa lebih penuh dibanding tahun lalu. Kami dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing dengan satu anak K10, untuk mendiskusikan makna KPB bagi kami. Kami diberi waktu 45 menit, tapi…

Ara Djati00
AtomicEssay

AES128 - MPLS 1: Mengapresiasi KPB

Aku sampai di Smipa pagi-pagi sebelum jam tujuh, berhalo-halo dengan beberapa orangtua dan anak kelas enam. Belum ada teman sekelasku yang datang. Aku menunggu dan mereka mulai muncul satu persatu. Hari pertama sekolah dibuka dengan upacara. Selepasnya, kami pergi ke kelas untuk mendengarkan penjel…

Ara Djati10