AES114 Workshop Bersama

Pagi ini meja makan sekaligus bengkel kerja kami meriah. Bukan karena masakan yang sudah tersaji untuk sarapan namun kegiatan yang sedang berlangsung di atasnya. Berakhirnya FestLit kemarin membawa semangat keseruan yang berlanjut di rumah. Sei dan Fajrin menggambar mandala, aku menulis. Kalau dipikir-pikir ini belum pernah terjadi sebelumnya! Mereka tampak tekun mengerjakan itu, ingin kufoto tapi takutnya malah membuyarkan konsentrasi mereka. Adik? Tentu saja dia asik sendiri. Memainkan mobil merahnya, menjadikan permukaan perabot disekitarnya menjadi trek yang seru untuk dijelajahi. Kami berempat bersama-sama melakukan kegiatan seru pagi ini.
Sei selesai duluan, kemudian ikut bermain bersama adik. Fajrin tampak masih tekun menggores pena. Aku beranjak pergi ke meja dapur mencari sumber wangi makanan yang sedari tadi sudah mengganggu konsentrasiku. Sarapan enak membawa semangat melanjutkan pekerjaan domestik yang sudah melambai-lambai meminta perhatian. Selesai makan aku dan Sei membereskan ruangan atas, dari jendela aku melihat Fajrin masih ada didalam dunia mandala. Keributan tom and jerry tidak mengganggunya. Baru kali ini aku melihatnya seperti itu jadi kuabadikan lewat foto dari jendela atas.
Beberapa puluh menit kemudian akhirnya karyanya selesai. Hari ini dia berhasil menuntaskan meditasinya. Selamat! Iseng-iseng kuminta dia menuliskan buah pikiran dan perasaanya saat bermandala tadi namun dia masih enggan mencoba menulis. Mungkin pada lain kesempatan katanya. Sayang sekali menurutku tapi yah dia rasa ini sudah tuntas karena belum pernah mencoba menulis, beda denganku yang ingin tuntas karena sudah pernah menulis.
Tidak ada waktu yang tepat yang ada hanyalah kesempatan yang terlewat. Ah begitulah yang kupikirkan. Saat ingin melakukan suatu hal yang terlintas maka lakukanlah! Lakukan berulang-ulang sampai rasa bosan berubah menjadi suatu kebutuhan. Lakukan terus menerus sampai perasaan tahumu berubah menjadi ketidaktahuan. Lakukan lagi dan lagi sampai menyadari bahwa kita sudah berada di lajur yang tepat. Hiduplah sambil membawa rasa penasaran untuk terus melanjutkan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES162 Homonim
Menurutku belajar bahasa indonesia cukup sulit. Tingkat kesulitannya lebih tinggi dibanding bahasa inggris. Apalagi kita, orang indonesia negara kepulauan, negara kesukuan. Memang keragaman ini melekat menjadi identitas kita.Nah aku jadi dapat ide menulis ringan seputar bahasa yang kita sering paka…

AES161 Refleksi Pagi di Festlit
Jujur saja saat dihadapkan dengan banyak pilihan kita akan lebih banyak bingung namun dengan sedikit atau bahkan tanpa pilihan kita menjadi resah juga artinya apapun kondisinya kita semua cenderung mengeluh. Begitukah manusia?Setiap hari kita dihadapkan dengan berbagai pilihan. Dari mulai bangun ti…

AES160 Pertanyaan Akhir Pekan
Izinkan aku bertanya satu pertanyaan pada penghujung akhir pekan ini.Apa yang membuatmu bahagia hari ini?Jika aku yang mendapat pertanyaan tersebut maka aku akan berpikir sejenak lalu memutar ulang singkat apa yang aku lakukan semenjak pagi hari tadi hingga sekarang pada saat mengetik, lalu aku aka…
