AES116 Nasi Berkat

Ngomong-ngomong cerita makanan yang barusan kubaca dari tulisan kak Andy mengenai nasi kuning, aku juga punya cerita soal nasi rames. Nasi istimewa namanya nasi rames berkat. Iya seperti nasi berkat yang sering diantar tetangga atau keluarga saat perayaan atau syukuran. Nasi berkat identik dengan bentuk ucap syukur atas hal baik yang terjadi pada kita.
Tepat hari senin seminggu kemarin ada seorang bapak-bapak, sebut saja beliau pak Jo selama menjadi penunggu workshop kami banyak bertukar cerita dari hal receh sampai serius, saling curi dengar hasil bacaan bazi dan lainnya. Walaupun baru 2x duduk semeja namun aku merasa bertemu teman lama padahal ya sebatas tahu dari cerita AES masing-masing saja. Sahabat pena.
Setelah brainstorming ngalor ngidul kulon wetan bersama kak Leo sampai capek mikir kami merasa lapar, alarm alami berbunyi. Kami bertiga sepakat menuju tempat terwangi dekat situ, memang sejak tadi aroma ayam gorengnya sudah melambai-lambai tapi dinding pertahanan mulai runtuh kami bergegas menuju warung mba Esih. Energi kami telah habis, tidak berpikir sama sekali dalam memilih menu makanan yang akan dimakan. Tak lama sepiring penuh nasi rames dihidangkan. Senyum merekah terlebih pak Jo mentraktir kami! Senyum sampai telinga hahaha
Kegiatan workshop hari itu diakhiri oleh sepiring nasi rames berkat. Ibaratnya setelah pengajian khusyu, kami mengisi perut dulu sebelum pulang. Ya kurang lebih seperti itu yang kurasakan. Makan nasi berkat
Kuharap pak Jo lebih mengapresiasi diri, pak Jo memiliki kekuatan super, energi kebaikannya mengalir dalam sepiring nasi berkat dan efeknya sekarang aku tertular kelihaian menulisnya! Hahahaha kira-kira begitu. Tolong berterima kasih pada pak Jo sendiri yang sudah ringan tangan, kebaikan akan kembali seperti cerita bapak yang tidak pernah mencari pekerjaan, pekerjaan datang dengan sendirinya.
***
Mungkin kak Leo mendapat efek super juga setelah makan nasi rames berkat? :D
Komentar (2)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES162 Homonim
Menurutku belajar bahasa indonesia cukup sulit. Tingkat kesulitannya lebih tinggi dibanding bahasa inggris. Apalagi kita, orang indonesia negara kepulauan, negara kesukuan. Memang keragaman ini melekat menjadi identitas kita.Nah aku jadi dapat ide menulis ringan seputar bahasa yang kita sering paka…

AES161 Refleksi Pagi di Festlit
Jujur saja saat dihadapkan dengan banyak pilihan kita akan lebih banyak bingung namun dengan sedikit atau bahkan tanpa pilihan kita menjadi resah juga artinya apapun kondisinya kita semua cenderung mengeluh. Begitukah manusia?Setiap hari kita dihadapkan dengan berbagai pilihan. Dari mulai bangun ti…

AES160 Pertanyaan Akhir Pekan
Izinkan aku bertanya satu pertanyaan pada penghujung akhir pekan ini.Apa yang membuatmu bahagia hari ini?Jika aku yang mendapat pertanyaan tersebut maka aku akan berpikir sejenak lalu memutar ulang singkat apa yang aku lakukan semenjak pagi hari tadi hingga sekarang pada saat mengetik, lalu aku aka…


