AES117 Mata Berbicara

Mata adalah jendela dunia. Ia merekam segalanya tangis yang tertahan, tawa yang tak terucap, rindu yang terpendam. Tanpa perlu kata-kata, mata mampu menceritakan apa yang tersembunyi dalam hati. Aku selalu percaya bahwa mata bisa berbicara. Bukan dengan suara, tapi dengan isyarat. Kadang ia berkilau penuh kebahagiaan, kadang redup karena kelelahan, dan ada waktu di mana mata hanya menatap kosong seperti lautan tanpa ombak.
Pernahkah kau melihat seseorang yang tersenyum, tapi matanya tidak ikut tersenyum? Senyum itu hanya basa-basi, sedang matanya memohon tolong selamatkan aku dari kepalsuan ini. Atau mungkin kau pernah melihat seseorang yang diam, tanpa satu pun kata keluar dari bibirnya tapi matanya menatap tajam lebih tajam dari pisau yang baru diasah? Matanya berkata, aku kecewa meskipun mulutnya tidak berani mengakuinya.
Mata menyimpan kejujuran yang tidak bisa disembunyikan. Bahkan bagi mereka yang pandai berpura-pura, akan selalu ada momen di mana matanya lelah menjaga rahasia. Ada mata yang meneduhkan, seperti hujan yang turun pelan di sore hari. Ada mata yang menakutkan, seperti badai yang datang tanpa aba-aba. Ada juga mata yang penuh harapan, seperti langit fajar yang menjanjikan hari baru.
Kita sering berkata bahwa kita mendengarkan orang lain, tapi seberapa sering kita benar-benar melihat mereka? Melihat lebih dalam dari sekadar kelopak mata, lebih jauh dari sekadar warna irisnya? Karena sesungguhnya, manusia bisa berbohong lewat bibirnya tapi tidak dengan matanya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES197 Pemilu dan Gaya Komunikasi
Halo teman-teman yang budiman,lama rasanya saya tidak bercakap-cakap di sini. Maka pada kesempatan kali ini, izinkan saya menulis sesuatu yang agak berbeda dari biasanya. Bukan soal perjalanan, bukan soal musik, bukan pula soal novel, melainkan tentang pemilu dan gaya komunikasi.Awalnya sederhana s…

AES195 Membahas Sedikit soal Transum Bandung
Tulisan di Ririungan tanggal 3 September 2026Halo teman-teman yang budiman, kali ini saya ingin membagikan sedikit pengalaman menggunakan transportasi umum di Bandung. Dalam rentang tiga hari, saya sudah mencoba dua jenis transportasi umum yang sekarang mulai cukup sering terdengar namanya, yaitu b…

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

