AtomicEssay

AES119 about Pooh

Andy Sutiosopenulis arsip3

Well, what about Pooh? Dalam salah satu esainya, kak Ine sempat bercerita tentang Pooh. Membaca esai itu segera memicu memori tertentu tentang Pooh. Beruang penggemar madu yang sangat karismatik itu... 

Buat keluarga kami, Winnie the Pooh punya tempat tersendiri dalam proses anak-anak bertumbuh. Pooh adalah salah satu tokoh imajinatif yang sangat mewarnai masa kecil Inka dan Rico. Saya masih ingat sampai Rico duduk di kelas empat SD, dia masih suka menonton koleksi VCD Winnie The Pooh. Salah satu filem yang cukup banyak koleksinya di rumah kami. 

Kalau ditanya, filem kartun apa yang paling bagus, paling saya rekomendasikan buat orangtua yang masih punya anak-anak kecil. Saya tidak ragu menjawabnya, Winnie The Pooh. 

Walaupun Pooh adalah karakter fiktif yang dituliskan pengarangnya A. A. Milne, Pooh adalah salah satu filem kartun yang menurut saya paling manusiawi. Manusiawi dalam pengertian bahwa tokoh-tokoh di dalam kisah filem ini, Winnie the Pooh, Piglet, Tigger, Roo, Owl, Eeyore dan lainnya mewakili sekian banyak karakter dan keunikan yang kita temukan di antara kita manusia. Sosok yang heboh tentunya kita tahu siapa sosok dalam filem Pooh. Piglet adalah sosok penakut. Sosok yang bijak hadir di sosok Owl. Pooh sendiri adalah beruang yang lugu - walaupun dia juga punya kebijakannya sendiri. Bahkan ada salah satu buku yang judulnya The Tao of Pooh. Dengan demikian setiap sosok yang hadir dalam kisah Winnie The Pooh punya karakter masing-masing. Dengan sendirinya, karena keunikan tokoh-tokoh ceritanya, keberagaman adalah sesuatu yang hadir sangat kuat dalam cerita Pooh. Ini jadi hal yang sangat bagus untuk pendidikan anak-anak kita tentunya.

Setting ceritanya sendiri juga lucu ya. The Hundred Acre Woods. Tempat yang sangat menarik dan tentunya menggugah imajinasi petualangan anak-anak kecil. Saya pikir hal itu yang ditangkap oleh Inka dan Rico (dan juga anak-anak seusia mereka dulu) saat mereka menyaksikan episode filem-filem Pooh ataupun kisah-kisah yang hadir dalam berbagai bukunya. Saya kira itu keindahan dari kisah Winnie the Pooh. 

 

Ada di Kompilasi:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES95 Cruella

Kemarin aku sudah menonton film Cruella, aku pikir filmnya akan tentang anak-anak bermain dengan anjing dalmatian yang lucu dan menggemaskan lalu mereka hidup bahagia dan penuh tawa, cirikhas film Disney. Namun ternyata tidak, film ini malah cukup serius untuk ditoton. Tapi tentu saja tetap asik. D…

nathania00
AtomicEssay

AES879 Menyadari Perangkap Ilusi

Kalau bicara the Matrix, ingetnya bang Keanu yang emang aktingnya epic banget di serial filem The Matrix. Dulu mungkin kita lihat sebatas hiburan, tapi ternyata makin ke sini banyak yang bilang bahwa filem The Matrix ini adalah bukan semata filem fiksi, tapi sesungguhnya sebuah dokumenter. Menarik.…

Andy Sutioso30
AtomicEssay

AES848 Good Will Hunting : Shadow and Soul Mate

Malam kemarin saya menonton filem lama yang dibintangi dua aktor favorit saya, Robin Williams dan Matt Damon. Judul filemnya Good Will Hunting. Filem ini filem lama, dibuat tahun 1997. Pertama saya tonton sudah lama sekali, entah tahun berapa. Kemarin malam saya nonton lagi dengan apresiasi yang sa…

Andy Sutioso64