AES120 Ngopi Cuy

Aku suka kopi Americano, Toraja, apapun yang pahit dan hitam aku minum. Kopi buatku bukan sekadar minuman, tapi ritual. Ada sesuatu yang menenangkan dari menyeruput kopi panas di pagi hari rasanya seperti ajakan untuk berpikir, refleksi diri, atau sekadar alasan biar nggak buru-buru mulai ke sekolah. Banyak orang bilang kopi bikin nggak ngantuk. Menurutku sih iya… tapi cuma beberapa jam aja setelah efeknya habis, ya ngantuk lagi. Kopi itu seperti teman yang janji nemenin kita semalaman, tapi jam 2 pagi udah ngilang duluan.
Tapi satu hal yang menarik, kopi sekarang udah jadi lebih dari sekadar minuman. Kopi itu budaya, lihat aja anak-anak muda seusiaku nongkrong di coffee shop udah kayak agenda wajib. Kalau dulu tempat ngumpul itu warung nasi goreng pinggir jalan, sekarang ke coffe Shop estetik yang ada tanaman hias di pojokan dan playlist-nya lagu-lagu indie yang bikin suasana makin kekinian.
Aku sering lihat mereka pesan café latte, caramel macchiato, atau entah apalagi yang namanya makin panjang dari isinya. Kadang kepikiran “Lemah banget minum latte, nggak autentik rasanya. Kopi kok malah jadi susu, dikasih gula, dikasih sirup ini itu sampai pahitnya hilang". Tapi ya sudahlah mungkin memang cara orang menikmati kopi beda-beda. Ada yang suka pahitnya, ada yang suka manisnya, ada yang minum biar melek, ada yang minum biar keren, ada yang minum karena butuh kafein, dan ada yang minum cuman untuk konten.
Pada akhirnya kopi bukan cuma soal rasa, tapi soal cerita di baliknya. Mungkin aku tetap akan setia dengan Americano dan Torajaku, sementara yang lain dengan latte dan caramel macchiatonya. Tapi apapun itu, kita tetap punya kesamaan, kita semua cuma orang-orang yang butuh jeda sebentar di tengah hidup yang semakin cepat.
Jadi, ngopi cuy. Mau pahit, manis, atau bahkan tanpa kopi sekalipun yang penting dinikmati.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES197 Pemilu dan Gaya Komunikasi
Halo teman-teman yang budiman,lama rasanya saya tidak bercakap-cakap di sini. Maka pada kesempatan kali ini, izinkan saya menulis sesuatu yang agak berbeda dari biasanya. Bukan soal perjalanan, bukan soal musik, bukan pula soal novel, melainkan tentang pemilu dan gaya komunikasi.Awalnya sederhana s…

AES195 Membahas Sedikit soal Transum Bandung
Tulisan di Ririungan tanggal 3 September 2026Halo teman-teman yang budiman, kali ini saya ingin membagikan sedikit pengalaman menggunakan transportasi umum di Bandung. Dalam rentang tiga hari, saya sudah mencoba dua jenis transportasi umum yang sekarang mulai cukup sering terdengar namanya, yaitu b…

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

