AES124: Serius
Aku bisa merasakan perbedaan dan perubahan sudut pandang kegiatan KPB/sekolah sejak semester lalu dan semester ini. Hal tersebut membuatku bisa lebih maksimal dalam pengerjaan project di semester 2 K11 ini. Ada beberapa faktor utama yang menyebabkanku lebih serius dan maksimal berkegiatan semester ini dengan semester lalu.
Salah satunya adalah rapot. Rapot sendiri merupakan 'penilaian' di akhir semester, mengenai proses belajarku. Menurutku sendiri, rapot yang kuterima semester lalu membuktikan, bahwa proses kegiatanku semester lalu masih jauh dari sempurna. Masalah yang paling mengganggu dala pikiranku adalah memainkan gawai untuk hal lain saat kegiatan sekolah. Terutama dengan adanya proyek mandiri dan kegiatan masing-masing sendiri, gangguan main hp yang membuat kegiatan semakin lambat, semakin banyak juga. Karena itu, aku cukup yakin dan ingin untuk merubah cara kerjaku pada semester ini.
Hal lain yang membuatku ingin mengubah cara kerjaku adalah, teman-teman lainnya. Karena ini adalah proyek kelompok (kertas), maka aku berusaha untuk tidak menjadi beban bagi orang lain, dengan mengerjakan peran tanggung jawabku sendiri. Aku juga baru 'sadar' akan kelemahanku saat melihat teman-teman K12 bekerja. Hal tersebut menjadikan motivasi bagiku agar fokus dan serius dalam proyek kelompok.
Dibandingkan semester lalu, sejauh ini aku merasa berada di jalur yang benar, di proyek kertas. Apapun yang aku kerjakan, bisa melambangkan kebalikan dari yang semester lalu, seperti gesit dan fleksibel dalam keputusan, banyak mengecek jadwal timeline, memprioritaskan proyek diatas waktu luang, membantu banyak hal untuk teman-teman, dan membuat bayangan rencana yang lebih detail.
Secara garis besar, kesimpulan yang aku buat adalah, bahwa aku lebih niat semester ini dibanding semester lalu secara general. Karena hal itu, aku juga tidak cape pikiran, stress, dan males atas hal-hal yang belum selesai, karena kenyataannya, sudah selesai semua. Karena tidak merasakan perasaan tidak enak, maka aku jadi cukup senang saat berproses, apalagi bareng teman-teman. Pembelajaran yang aku bisa dapatkan yaitu, ternyata lebih enak untuk bersusah-susah dahulu, bersenang kemudian. Karena hal 'cape' sudah kulalui di proses awal, maka aku jadi puas dengan hasilnya dan senang. Daripada menunda-nunda dan bersenang dahulu, baru cape di akhir dan stres (meskipun akhirnya beres namun tidak berkesan).
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES239: The Scouting of Earth Hour
Pagi hari ini aku ikut serta dalam kegiatan promosi Earth Hour yang diadakan di pendopo, sebagai seorang pengamat. Sejujurnya, kegiatan ini bagiku cukup membosankan karena, target audiens utama komunitas mereka (yang mengadakan) adalah anak-anak. Di awal kegiatan, aku bisa melihat partisipasi adik-…
AES238: Move On
Mendekati masa ujian, kehidupan anak-anak SMA di Kelas 12 secara umum menjadi semakin berat, terfokuskan pada ujian, dan terbebani akan masa depan yang berada di depan mereka. Tidak hanya di sekolah luar, di Smipa pun, anak-anak di KPB K12 merasa begitu. Sudah saatnya kita serius dalam menuju tujua…
AES237: Diriku yang Berbeda
Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sen…
