AtomicEssay

AES128: Mimpi menjadi Kenyataan

haegenquinstonpenulis arsip2

Sebagai manusia, kita pastinya pernah memiliki sebuah mimpi saat sedang tertidur. Antara kalau mimpi kita bisa berkesan ataupun malah merupakan mimpi buruk, itu soal orang masing-masing saja. Namun, apa yang kita pikirkan di mimpi, seringkali aku rasakan tidak dan tidak akan nyata. Namun, ternyata terkadang hal-hal tersebut menjadi kenyataan. Misalnya adalah hal mengenai proyek mandiri, aku bermimpi mencari komunitas dan mendapatkan solusi, saat terjadi sebuah masalah. Ternyata hal tersebut menjadi kenyataan. Adapun hal lain, seperti perasaan senang saat selesai masa pembelajaran 1 semester. bisa juga terkabulkan meskipun sebelumnya tidak selesai.

Mimpi yang paling kuinginkan menjadi kenyataan adalah bayangan saat sudah menjadi pengusaha sukseslaughing. Juga bayangan apabila aku menjadi seorang atlet olahraga terkenal seperti Ronaldo dan Messi, betapa enaknya menjalani kehidupan ya... Kemungkinan bayangan tersebu nyata, paling hanya 0 koma persen (kalaupun optimis). Aku bisa bilang bahwa hal-hal seperti itu hanyalah bayangan halusinasi semata, meskipun aku juga tidak tahu kalaupun akan benar terjadi.

Namun, aku bisa merasakan kalau ada hal-hal buruk di pikiran, terkadang beneran terjadi. Misalnya saat presentasi, aku membayangkan kritikan seorang pembicara terhadap presentasiku, dan sudah grogi duluan, tiba-tiba beneran terjadi. Atau, soal berita-berita terkini mengenai Ukraina yang diserang Rusia, aku memiliki firasat bahwa hal tersebut suatu saat akan terjadi dekat-dekat ini. Maupun soal temanku yang tiba-tiba berkata mengenai kejadian sebenarnya, meskipun masih hanya rumor, ternyata beberapa hari kemudian beneran terjadi. 

Di sisi lain, aku bukanlah seorang yang bisa memprediksi masa depan ataupun pembaca realita melalui impian. Yang bisa kulakukan hanyalah untuk melakukan pengamatan jeli dan menganalisis, dari data yang ada, kira-kira situasi seperti apa. Contoh yang aku lakukan dengan benar adalah mengenai Garage sale, saat tidak dilakukan publikasi melalui WA Group gimana, aku memiliki firasat kuat, akan gagal. Namun, sayangnya saat itu aku tidak bilang ke teman-teman sehingga proyeknya cukup gagal. Hal-hal seperti itu bisa dipetik dari pengalaman, sehingga bisa ditanggulani (untuk konteks negatif).

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES239: The Scouting of Earth Hour

Pagi hari ini aku ikut serta dalam kegiatan promosi Earth Hour yang diadakan di pendopo, sebagai seorang pengamat. Sejujurnya, kegiatan ini bagiku cukup membosankan karena, target audiens utama komunitas mereka (yang mengadakan) adalah anak-anak. Di awal kegiatan, aku bisa melihat partisipasi adik-…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES238: Move On

Mendekati masa ujian, kehidupan anak-anak SMA di Kelas 12 secara umum menjadi semakin berat, terfokuskan pada ujian, dan terbebani akan masa depan yang berada di depan mereka. Tidak hanya di sekolah luar, di Smipa pun, anak-anak di KPB K12 merasa begitu. Sudah saatnya kita serius dalam menuju tujua…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES237: Diriku yang Berbeda

Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sen…

haegenquinston20