AES128 Rumah yang Terus Bertumbuh

Selamat malam... Izinkan saya bercerita tentang sebuah rumah yang saya rindukan...
Sejatinya rumah itu tempat berkumpulnya keluarga dan tempat untuk kembali setelah berpetualang. Rumah, seperti Apa pun bentuknya dan siapa pun di dalamnya.
"Rumah singgah", sepertinya begitulah Rumah Belajar Semi Palar. Meskipun orang datang dan pergi dengan tujuannya masing-masing, tidak mengubah sejatinya sebuah rumah.
Siapa sangka, saya pun ternyata hanya singgah sebentar, datang dan lalu harus pergi karena keadaan. Tiga tahun berproses dan singgah di Semi Palar, tampaknya merupakan rangkuman perjalanan tiga puluh sekian tahun hidup saya.
Bagaimana tidak... Setelah sekian puluh tahun berpetualang mencari sejatinya diri, ternyata persinggahan saya di Semi Palar malah menemukan apa yang selama ini saya cari, apa yang harus saya lakukan, dan apa yang harus saya putuskan untuk hidup saya.
Ya, tentu untuk hidup saya. Karena rumah tidak perlu mengubah dirinya, biarlah seperti apa adanya, biarlah orang datang dan pergi, tetapi rumah tetaplah rumah yang dirindukan bagi siapa pun yang pernah singgah.
Rumah Belajar Semi Palar yang terus bertumbuh (bukan hanya dari segi usia), mungkin semakin menemukan bentuk dan rupanya, tanpa mengubah hakikatnya. Biarkan spiritnya menyapa mereka yang baru datang, membersama setiap orang yang ada di dalamnya, melekat di diri orang yang pernah singgah, mengucap salam, lalu pergi mengembara.
Saya selalu ingat bagaimana rasanya... Terima kasih untuk segala kenangan dan pelajaran hidup yang berharga. Rumah tidak pernah kehilangan, walaupun orang datang dan pergi darinya.
Selamat bertumbuh, Semi Palar... Tetaplah menjadi rumah yang dirindukan...



Salam,
-Seseorang yang pernah singgah-
Maaf ucapannya telat, karena ternyata butuh energi besar untuk memberanikan diri menulis kembali...
Komentar (2)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES73 Kembali ke Diri
“Kamu akan sendiri. Maka kembalillah pada dirimu yang sejati” - Emha Ainun Najib Sekitar tiga tahun lalu, sewaktu masih menulis di Ning, saya pernah menuliskan bahwa pertama kalinya kembali menginjakkan kaki di Semi Palar serasa pulang ke rumah … Itulah yang saya rasakan saat itu, entah kenapa … Ta…

AES72 Bertualang di Tanah Pusara Air
“Jumlah air di muka bumi selalu tetap, yang berubah hanya bentuk dan tempat.” Kawanan Bengawan Solo sedang mempelajari topik Daur Air dalam olahan terpadu di kelas. Berawal dari menonton video dokumenter tentang krisis air yang terjadi di beberapa kawasan di dunia, bahkan negara maju sekalipun. Man…

AES#70 Endog Entog
Tampaknya, arti bahagia itu sesederhana menikmati hujan sambil menyeruput kopi dan makan tanpa mikirin apapun... Cuaca hari ini cukup sendu dari pagi, siang cukup panas, sore hari kembali mendung, dan akhirnya turun hujan yang cukup besar... Puji Tuhan... Sudah beberapa lama ini, cuaca sangat ekstr…


