AES135 Perjalanan Sejarah

Pada dasarnya, kita ini makhluk fana. Lahir, tumbuh, mencintai, lalu pergi. Siklusnya selalu begitu, Seolah-olah kita memang ditakdirkan untuk membuat keturunan baru, membangun peradaban, dan akhirnya tergantikan. Dan aku sering kepikiran soal ini, Bagaimana jadinya kalau aku tidak ada? Apakah dunia akan tetap sama? Apakah kehidupan tetap berjalan tanpa peduli aku pernah ada atau tidak?
Pertanyaan-pertanyaan ini sering muncul di tengah malam, saat semua suara dunia mulai meredam otakku tiba-tiba sok filosofi. Seolah-olah aku ini filsuf modern yang baru tercerahkan ketika sudah di ambang tidur. Tapi semakin kupikirkan, aku malah jadi bersyukur. Bersyukur karena ada seseorang, entah siapa yang dulu mengawali peradaban ini.
Bersyukur karena ada orang-orang sebelum kita yang membuat dunia seperti sekarang. Dan yang paling penting, aku bersyukur bisa menjadi bagian kecil dari perjalanan waktu ini. Karena pada akhirnya, kita semua cuma butiran pasir dalam arus sejarah. Tapi tanpa setiap butiran kecil itu, pantai tak akan pernah ada.
Komentar (2)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

AES193 Menulis Kanji
Tulisan di Ririungan tanggal 15 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, terpantau sudah satu bulan lamanya saya tidak menulis di Ririungan seperti biasanya. Bukan karena tidak ingin menulis, tapi barangkali karena saya sedang menunggu sesuatu yang cukup menarik untuk dituliskan dalam sebuah esai…

AES192 Melihat Lebih Dekat
Halo teman-teman yang budiman, jujur saja, awalnya saya tidak tahu judul apa yang layak untuk tulisan hari ini. Ada hari-hari ketika judul datang lebih dulu daripada isi tulisan. Tapi ada juga hari ketika isi kepala berjalan sendiri, sementara judul tertinggal jauh di belakang. Maka saya memilih ju…



