AES136 Hari Sialku #6

Aku sadar, manusia itu pasti ada saatnya gak sengaja beretika buruk. Kadang kita cuma iseng, kadang kita gak sadar, tapi ujung-ujungnya ada orang lain yang dirugikan.
Dan hari ini, aku mengalami contoh nyata dari itu. Jadi ceritanya adikku dan teman-temannya mau syuting film pendek. Mereka ke apartemen dan sebelum mulai syuting, mereka mampir dulu ke lobby untuk makan siang. Wajar sih, mereka pasti laper duluan habis sekolah. Aku biarin aja toh aku pikir mereka cuma makan, ngobrol sebentar, lalu syuting dengan tenang.
Tapi ternyata aku salah. Saat adikku manggil aku buat ikut ke bawah, aku kaget melihat kenyataan yang terjadi di lobby. Bukan suasana syuting yang kulihat, tapi sekelompok bocah lari-larian sambil lempar-lempar pilus.
Lempar pilus, Di lobby apartemen.
Aku gak tahu apa yang ada di kepala mereka. Mereka tertawa-tawa, gak peduli sama meja kursi yang kena tumpahan makanan, gak peduli sama lantai yang penuh remah-remah, dan yang paling kasihan, mereka gak peduli sama pegawai kebersihan yang bakal bersihin semua ini.
Aku yang cuma datang buat mantau jadi gemes sendiri. Kalian anak SMP kelas 2, masa gak punya kesadaran diri?
Orang-orang di sekitar cuma bisa melirik sinis. Para pegawai apartemen kelihatan mau negur, tapi mungkin takut kalau salah ngomong. Dan aku? Aku cuma bisa menarik napas panjang, menahan diri biar gak marah di depan umum.
Tapi semesta memang adil. Gak lama setelah kegaduhan mereka memuncak, karma datang.
Seorang pria yang lagi meeting di lobby akhirnya marah besar. Suaranya lantang, cukup buat mereka semua mendadak diam dan nyali mereka menguap entah ke mana. Aku diem aja, dalam hati bilang "Tuh kan, rasain!"
Dari sini aku belajar satu hal: Etika itu bukan soal aturan tertulis, tapi soal kesadaran diri.
Dan kalau kamu gak bisa sadar diri?
Percayalah, hidup akan mengajari kamu dengan caranya sendiri.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

AES193 Menulis Kanji
Tulisan di Ririungan tanggal 15 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, terpantau sudah satu bulan lamanya saya tidak menulis di Ririungan seperti biasanya. Bukan karena tidak ingin menulis, tapi barangkali karena saya sedang menunggu sesuatu yang cukup menarik untuk dituliskan dalam sebuah esai…

AES192 Melihat Lebih Dekat
Halo teman-teman yang budiman, jujur saja, awalnya saya tidak tahu judul apa yang layak untuk tulisan hari ini. Ada hari-hari ketika judul datang lebih dulu daripada isi tulisan. Tapi ada juga hari ketika isi kepala berjalan sendiri, sementara judul tertinggal jauh di belakang. Maka saya memilih ju…

