AtomicEssay

AES137: Catatan Buku KPB 10

haegenquinstonpenulis arsip2

Petualang

Kali ini, aku akan menceritakan pengalamanku saat melakukan olahraga dengan teman-teman KPB lainnya.

Pada suatu hari Kamis di tahun 2021, aku melakukan sebuah kegiatan olahraga dengan teman-teman (badminton) di lokasi dekat sekolah. Kegiatan tersebut direncanakan secara dadakan pada hari Rabu sebelumnya. Seingatku, kita semua berangkat ke Smipa di pagi hari jam 08.00. Setelah itu, K10 dan K11 bersama, berjalan ke Gor Nirwana  Gor Nirwana adalah nama dari sebuah lapangan badminton yang terletak dekat Semi Palar, dan sering digunakan untuk bermain badminton saat kegiatan olahraga. 

Kegiatan olahraga yang kami lakukan saat ini cukup menarik, yaitu main badminton 2 vs 2. Saat itu, keadaannya cukup asyik, banyak orang mengobrol, dan lapangan cukup ramai. Hal yang menarik buatku adalah latar belakang kenapa aku bisa berada di kondisi sana.

Sebelumnya, aku sendiri masih setengah-setengah secara niat hati untuk olahraga hari itu. Sebenarnya ada perasaan senang bisa bertemu dengan teman-teman lain, tapi aku juga cukup malas karena kegiatannya lama, merepotkan, bahkan suasananya tidak nyaman (untuk berolahraga). Di hari sebelumnya aku akhirnya memilih untuk olahraga dan benar 'stay' di olahraga, tanpa keraguan untuk pergi.

Jujur, sebagian sesi olahraganya membosankan karena aku hanya bisa menonton teman-teman lain yang berolahraga. Belasan menit menunggu dan dinantikan, hingga akhirnya aku mendapatkan kesempatan melawan teman lain. Aku tidak tahu apakah kalah atau menang di pertandingan tersebut, tetapi poin penting yang aku dapatkan adalah mengenai latihan.

Sudah beberapa bulan lamanya sejak aku terakhir bermain badminton. Cara dan kelancaran tanganku pada raket sudah berbeda. Karena itu aku jadi bermain badminton sambil pemanasan dan latihan kembali gerakan-gerakan lama yang dulu pernah kulakukan. Backhand, lob, serving, gerakan kaki, dan sampai drop shot juga aku coba terapkan. 

Hal yang cukup mengagetkanku terjadi, ketika teman-teman semua melepas masker saat bermain badminton. Menurutku itu adalah hal besar karena bisa berkaitan dengan prinsip. Selama ini, aku jarang dan tidak pernah membuka masker ketika sedang bersama orang lain, jaga protokol. Kebetulan aja, karena kali ini kegiatannya berolahraga maka tidak memakai masker itu ditolerir. Aku sendiri merasakan, saat melakukan olahraga aktif dengan masker, itu akan sangat berat dan tidak enak saat bernapas. Kesimpulannya yang aku tangkap dari kejadian dalam diriku itu, adalah hal-hal yang terjadi sekitar kita, semuanya memiliki sebuah alasan. Meskipun awalnya aku kaget karena tidak memakai masker, namun akhirnya aku juga mengerti dan melepas masker juga (daripada engap).

Sehabis selesai kegiatan, ternyata situasi di luar tidak baik, ada hujan deras yang membatasi diriku, teman-teman, dan perjalanan berjalan kaki pulang ke sekolah. Karena itu, kami bisa ngobrol lebih lama, setelah hujan reda, akhirnya kami balik. Saat pulang balik ke rumah, aku sendiri menyadari, tidak menyesal ikut kegiatan badminton. Bahkan kalau ada kalanya ketika bosan, namun tetap ada petualangan dan kejadian seru dibaliknya.

IKLAN

Halo orangtua, kakak, dan teman-teman semua! 
Kami KPB K11, mengajak para Warga Smipa untuk mengikuti workshop pembuatan kertas daur ulang yang diadakan secara Offline! 
 
Dalam workshop ini kami mengajak para Warga Smipa untuk membuat kertas daur ulang bersama-sama! Untuk kit telah kami sediakan. Tidak hanya itu, Kertas yang telah dibuat bisa dibawa pulang, dan juga kalian akan mendapatkan BONUS NOTES dari kertas daur ulang.
 
Workshop dilaksanakan pada 
Hari, Tanggal : Jumat, 25 Maret 2022 
Waktu: 13.45 - 15.05 WIB
Tempat: Teater Semi Palar 

Untuk pendaftaran dapat langsung mengisi form dibawah ini
https://forms.gle/VYXy2LtHQt8Hc7ub6

Atau kontak
CP : 0821-2115-3516 (Zacky)

Tunggu apa lagi, yuk ikut workshop pembuatan kertas daur ulang! 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES239: The Scouting of Earth Hour

Pagi hari ini aku ikut serta dalam kegiatan promosi Earth Hour yang diadakan di pendopo, sebagai seorang pengamat. Sejujurnya, kegiatan ini bagiku cukup membosankan karena, target audiens utama komunitas mereka (yang mengadakan) adalah anak-anak. Di awal kegiatan, aku bisa melihat partisipasi adik-…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES238: Move On

Mendekati masa ujian, kehidupan anak-anak SMA di Kelas 12 secara umum menjadi semakin berat, terfokuskan pada ujian, dan terbebani akan masa depan yang berada di depan mereka. Tidak hanya di sekolah luar, di Smipa pun, anak-anak di KPB K12 merasa begitu. Sudah saatnya kita serius dalam menuju tujua…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES237: Diriku yang Berbeda

Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sen…

haegenquinston20