AES#14 Filosofi Es Batu

Natasha Setyamuktipenulis arsip2

Ketika kita memasukkan sebongkah es batu ke dalam sebuah minuman, es yang terlihat hanya sedikit saja (bagian atas) sedangkan bagian lainnya tertutup dan terendam air. Sebetulnya bagian yang tidak terlihat itu menjadi lebih banyak didalamnya, tapi yang terlihat hanya sedikit sekali diatas permukaan. Es batu itu menggambarkan cara kita memandang seseorang. Kita seringkali melihat seseorang pada bagian yang terlihat saja. Tentunya bagian yang terlihat itu lebih kecil dibandingkan bagian yang terendam air. Bagian es yang terlihat itulah kita menyebut keterampilan, pendidikan, pengetahuan atau bahkan gelar. Kalau pendidikan kita hanya sekedar gelar, itu hanya sebagian kecil saja. Sedangkan bagian besar lainnya adalah attitude. Attitude adalah sikap yang diajarkan oleh keluarga dirumah, terutama orangtua sejak kita masih kecil. Sikap tidak selalu kelakuan, bisa juga merupakan bahasa tubuh seperti tatap mata dan sikap tubuh.

Ada orang yang hanya berpendidikan SMP tapi ternyata mampu memiliki 52 buah pesawat, sedangkan mereka yang bergelar tinggi hanya bisa mengembangkan, hanya bisa berteori dan bercerita saja. Lagi-lagi hal ini kembali kepada keberanian dalam mengambil keputusan. Yang tadi saya ceritakan adalah Ibu Susi Pudjiastuti. Siapa yang tidak mengenal beliau? Ya, beliau adalah Menteri Kelautan dan Perikanan di era pemerintahan Jokowi dan memiliki bisnis Susi Air. Walaupun ia hanya lulusan SMP, ia memiliki attitude dan keberanian dalam mengambil keputusan. Ia sempat belajar sampai kelas 2 SMA, tapi tidak dilanjutkan. Walaupun berhenti, ia tetap bekerja dan tidak hanya diam dirumah. Setelah berhenti sekolah, ia pergi ke beberapa kota dan berjualan ikan. Dari berjualan ikan, ia mendapatkan untung yang cukup untuk hidup. Karena terbiasa mandiri, ia bisa menjadi orang yang sukses dimasa kini. Tokoh-tokoh perubahan tidak selalu orang yang memiliki gelar tinggi, tapi mereka yang bermental driver. Mental driver adalah mental orang-orang yang bisa mengemudikan orang lain dan berani menjelajahi hidup, sedangkan mental passenger adalah mental orang-orang yang hanya menumpang pada orang lain dan menyusahkan orang lain.

Untuk memiliki sesuatu, berarti harus bertarung, melakukan sesuatu. Harus mengambil keputusan karena menjadi seorang driver berarti harus menjelajah dunia . Tapi seorang driver harus memiliki attitude dan sikap yang baik. Dijalan modern ini, kita dimudahkan dengan kendaraan online dimana kita bisa mendapatkan berbagai macam driver. Tentunya kita ingin dikemudikan oleh driver yang memiliki attitude dan sikap yang baik. Oleh karena itu, kalau kita tidak memiliki sikap dan attitude yang baik, kita bisa disebut sebagai bad driver. Kita memiliki pilihan, mau menjadi bad driver atau good driver.

Ketika menjadi driver, kita dipaksa untuk bertarung dengan diri sendiri, apakah keputusan yang kita ambil benar atau salah dan kita harus bisa mempertanggung jawabkan semua keputusan yang kita ambil. Kalau kita hanya bisa mengambil keputusan dan tidak bisa mempertanggungjawabkannya, maka sama saja bohong. Itu tandanya kita belum menjadi good driver.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES#254 Kegiatanku

Saat ini aku sedang bekerja di salah satu tempat yang mengharuskan aku bertemu dengan banyak orang. Hal ini menuntutku untuk bisa profesional, jadi fokus dengan pekerjaan yang sedang aku lakukan dan tidak membawa masalah lain ke sini. Ya sebetulnya hal ini tidak hanya berlaku disini yaa, dimanapun…

Natasha Setyamukti00
AtomicEssay

AES#253 Work Life Balance

Memiliki work life balance merupakan hal yang sangat penting. Bagaimana kita mengatur kapan harus beristirahat dan kapan harus fokus bekerja, menjadi hal yang sangat penting, meskipun seringkali sulit untuk bisa disiplin dengan diri sendiri. Bisa sih mengingatkan orang lain untuk mengambil istiraha…

Natasha Setyamukti10
AtomicEssay

AES#252 Waktu

Ternyata benar kalau usaha tidak akan mengkhianati hasil. Memang terkadang suatu hal terjadi tidak selalu sesuai dengan rencana kita, tapi percayalah bahwa suatu saat nanti, usaha yang kita lakukan akan terbayar dengan hasil yang baik pula. Selama di KPB, aku menyempatkan banyak waktu untuk ikut on…

Natasha Setyamukti00