AES14 Japchae

Kemarin malam, aku memasak makanan untuk keluargaku. Kebetulan ada sepupu dan tanteku juga jadi aku memasak cukup banyak. Kami juga seringkali memesan makanan Korea ketika berkumpul, jadi aku pun memasak makanan ini. Makanan yang aku buat adalah japchae atau salah satu mie asal Korea. Dari yang aku baca, japchae sendiri memiliki makna campuran sayuran. Namun bahan utamanya sendiri adalah mie yang kurang lebih seperti bihun. Yang membedakannya dengan bihun adalah bahan dasar mie-nya yang terbuat dari ubi dan ukurannya yang tebal.
Prosesnya sih tidak banyak, tapi cukup lama hingga akhirnya makanan ini matang. Hal pertama yang aku lakukan adalah merendam mie-nya. Instruksi di bungkusnya sendiri hanya mengatakan untuk merendam mie di air mendidih selama 6 menit dan dibilas dengan air dingin selama 2-3 menit. Tapi dari yang aku lihat di internet, lebih baik untuk merendamnya minimal selama 30 menit, sehingga mie akan benar-benar mengembang dan tidak ada bagian kerasnya. Setelah itu aku merebusnya hingga cukup mengembang (waktunya aku kira-kira sendiri) dan dibilas dengan air dingin.
Hal lain yang harus disiapkan adalah sayuran dan daging. Sayur yang aku gunakan adalah wortel dan bayam. Wortel dipotong seperti bentuk korek api dan ditumis, sedangkan bayam dimasak di air mendidih selama 20 detik. Untuk daging seharusnya menggunakan daging yang dipotong tipis, tapi aku hanya punya daging cincang. Oh iya, aku juga menambahkan jamur, untuk jenisnya sendiri bisa bebas. Kita juga perlu menyiapkan bawang bombay yang dipotong tipis dan bawang putih yang dicincang halus.
Untuk proses pencampurannya sendiri aku melakukan hal yang berbeda dari yang kulihat di internet. Di internet, semua bahan dimasak terlebih dahulu lalu dicampur ke mangkuk yang akan dipakai untuk menyajikan. Kalau aku sendiri urutannya adalah memasak semua bahan kecuali daging dan bawang. Setelah itu aku memasak daging dan bawang bersamaan dan memasukkan semua sisa bahan ke dalam wajan. Bumbunya pun cukup simple, hanya gula palem, soy sauce, garam, merica, minyak wijen, dan biji wijen untuk taburan.
Ada beberapa hal yang mungkin bisa aku evaluasi dari makanan ini. Jika ingin bumbu terasa kuat hingga ke dalam mie, maka bumbunya harus sangat banyak dan dibiarkan menyerap. Karena aku berkali-kali menambahkan cukup banyak bumbu tapi tidak menyerap juga. Atau alternatifnya adalah menambahkan bahan selain mie-nya. Jadi bumbunya menyerap ke bahan lain dan saat dimakan bersamaan makan rasanya akan pas.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES81 Bertemunya Kedua Sungai
Kamis itu menjadi pertemuan antara Sungai Asahan (Aek Toba) dan Sungai Oya. Ini bukan beneran tentang sungai yaa, tapi kelompok Asahan (K12) dengan kelompok Oya (K6). Ini bukan pertama kali kelompok kami bertemu kelompok mereka. Apalagi aku, karena kebetulan adikku yang ada di kelas Oya dan sejak k…

AES80 Api Sepi Nyepi
Penjelajahan kami kelompok Banua Tada di Bali sudah berlangsung 1 bulan lamanya. Penjelajahan ini dibagi menjadi beberapa lokasi, yaitu 3 minggu di Bitera Gianyar, 1 minggu di Ubud, dan 1 minggu di Muntigunung. Salah satu kegiatan yang kami nantikan dalam kegiatan di Bitera adalah Hari Raya Nyepi.…

AES79 Susungaian
Susungaian, kata yang biasa aku gunakan untuk menyebut kegiatan ini. Sejak sekitar 3 bulan yang lalu aku mengikuti satu komunitas yang bernama River Cleanup. Ya sesuai dengan namanya, kegiatan utamanya adalah bersih bersih sungai. Tidak hanya bersih bersih sungai saja, tapi di dalamnya juga memberi…
