AES14 Sapaan Matahari Pagi

Hari Rabu ini spesial. Setelah kurang lebih sepekan pagi selalu terasa dingin dan hujan terus menerus, kini matahari mulai menampakan kembali sinarnya. Tak hanya mampir tapi sinar matahari yang menyapa pagi ini begitu terasa hangat. Anak-anak bisa dengan bebas bermain di area lapangan rumput, teater dan di depan Pendopo tanpa menggunakan jaketnya. Ya, beberapa hari sebelumnya selalu ada yang minta izin untuk memakai jaket bahkan sampai di dalam kelas karena kedinginan. Tapi hari ini semuanya tampak bebas bermandikan sinar matahari. Beberapa anak ada yang mengamati kehadiran matahari yang sudah lama tak nampak di pagi saat mereka datang ke sekolah.
Pagi tadi sambil menemani SD3 yang akan bersiap olahraga, Kak Dita mengajak teman-teman Lamin untuk pemanasan di area teater. Teater yang biasanya basah, kini kering dan hangat. Sambil melihat awan yang putih, langit yang biru dan menikmati hembusan angin menyapa kulit sungguh nikmat pagi di hari pertama bulan Maret ini. Tak lama Kak Ego datang dan kemudian semua kembali ke area Pendopo. Sambil berjalan, salah satu anak berkata "Hari ini beda sama kemarin-kemarin. Kak, rasanya aku mau terbakar kepanasan karena banyak sinar matahari. Tapi kalau kemarin aku rasanya mau membeku soalnya ga ada matahari sama sekali. Hujan terus." :)
Tanda-tanda pergantian musim juga sudah muncul. Kemarin ada salah satu anak SD1 yang menyapa kakak seraya mengajak melihat hewan unik yang ada di depan kelas. "Kak, sini lihat! Ada tonggeret!" ujarnya sambil menggenggam tangan sang kakak dan mengajak ke area depan kelas. Benar saja. Banyak ditemukan tonggeret yang sedang beristirahat di ranting pohon. Ada juga cangkang tonggeret di bawah pohon tabebuya. 'Orkestra' tonggeret sayup-sayup mulai terdengar. Kalau suaranya sudah terdengar dan mereka mulai berkumpul, berarti itu pertanda musim akan segera berganti. Semoga..
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 23 Mencuci Gelas
Alkisah di sebuah rumah yang berada di Kendal Gede, ada seorang anak perempuan dan ibunya yang sedang berbincang. Tiba-tiba sang anak merasa lapar dan meminta ibunya memasak nasi goreng kesukaannya. Nasi goreng gurih tanpa kecap pintanya. Namun sebelum makan malam, ibunya meminta tolong untuk mencu…

AES22 Hari Guru
Sejak pagi, beberapa pesan menyampaikan tentang ucapan dan doa seraya merayakan hari guru nasional yang tepat hari ini. Pesan-pesan datang dari beberapa rekan orang tua, kakak-kakak, saudara, maupun teman masa kuliah. Apresiasi, harapan, dan doa mereka panjatkan untuk para guru yang sudah mendampin…

AES21 Momen Berkumpul
Setelah 2 kali lebaran hanya berkumpul dengan keluarga inti, di tahun ini kami berkumpul kembali dengan seluruh keluarga besar. Rasanya senang, tapi di satu sisi sering kali membuat diri ini jadi overthinking. Kalau ketemu sama Uwa, Bibi, Om, dan sanak saudara jauh lainnya akan seperti apa ya. Tera…
