AES141 Pengganti Belum Tentu Buruk

Sepak bola Indonesia itu unik, bukan cuma karena dramanya di dalam lapangan tapi juga dramanya di luar lapangan. Dari pemecatan pelatih, kepercayaan publik yang naik-turun, sampai debat abadi di media sosial.
Kemarin Timnas Indonesia menang 1-0 atas Bahrain di GBK, kemenangan yang terasa melegakan terutama setelah kita dibantai 5-1 oleh Australia di pertandingan sebelumnya.
Sejujurnya banyak yang masih kecewa, Shin Tae-yong (STY) pelatih yang membawa Indonesia kembali disegani dipecat secara mendadak. Keputusan yang bikin fans marah, debat di mana-mana, bahkan ada yang sampai minta PSSI dibubarkan (lagi).
Tapi di tengah kemarahan itu, ada satu hal yang harus kita sadari: Patrick Kluivert bukan pelatih sembarangan.
Oke dia memang belum punya rekam jejak sehebat STY, tapi dia bukan orang asing di sepak bola. Legenda Belanda, eks Barcelona, eks asisten pelatih timnas Belanda. Orang yang paham bagaimana membangun tim.
Dan kalau kita lihat dua pertandingan terakhir, ada hal menarik:
- Lawan Australia kita memang kalah telak, tapi ada progres dalam penguasaan bola.
- Lawan Bahrain kita menang dengan taktik yang lebih rapi, pressing yang lebih terorganisir.
Tentu ini baru permulaan, Kluivert masih butuh waktu dan masih butuh kepercayaan. Dan yang pasti, masih butuh dukungan kita sebagai suporter. Shin Tae-yong memang meninggalkan warisan yang besar, tapi sepak bola itu terus berjalan. Hari ini kita berteriak kecewa, mungkin besok kita berteriak bangga.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

AES193 Menulis Kanji
Tulisan di Ririungan tanggal 15 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, terpantau sudah satu bulan lamanya saya tidak menulis di Ririungan seperti biasanya. Bukan karena tidak ingin menulis, tapi barangkali karena saya sedang menunggu sesuatu yang cukup menarik untuk dituliskan dalam sebuah esai…

AES192 Melihat Lebih Dekat
Halo teman-teman yang budiman, jujur saja, awalnya saya tidak tahu judul apa yang layak untuk tulisan hari ini. Ada hari-hari ketika judul datang lebih dulu daripada isi tulisan. Tapi ada juga hari ketika isi kepala berjalan sendiri, sementara judul tertinggal jauh di belakang. Maka saya memilih ju…

