AES147 I Guess It's Time to Switch the Time

Setelah sekian lama rutin menulis, terasa betul sepertinya ini waktunya untuk menggeser waktu menulis. Perkara menjadikan menulis sebuah kebiasaan, sepertinya ini sudah tercapai. Saya juga bertanya pada Rico, apakah betul, menulis sudah jadi habit, jawabannya ya, setiap malam, setelah beres makan malam dan lainnya kami otomatis duduk di depan komputer dan mulai proses menulis. Menentukan topik dan seterusnya.
Buat saya ini masih jadi masalah - karena kadang ini membuat saya menulis larut malam. Apalagi saat aktivitas cukup padat seharian, menulis jadi bukan perkara mudah. Contohnya kemarin, seakan habis enerji setelah sesi pelatihan dari pagi hingga sore hari - ditambah masih ada tugas yang harus diserahkan selambatnya jam 9 malam. Akhirnya ya tulisan saya yang kemarin cukup krispi (garing) - ga ada isinya... Herannya tulisan itu masih dapat dua likes. Padahal judulnya aja ga menarik: DikLat.
Eniwey, saya pernah baca tentang siklus enerji manusia. Konon katanya, enerji manusia ada di titik tertinggi jam empat subuh. Kenapa begitu? Karena siklus perbaikan sel-sel dan segala sesuatu di badan manusia tuntas pada jam empat subuh. Mulainya? Siklus perbaikan, pembersihan, pergantian sel dan lain sebagainya dimulai jam 10 malam. Sebaliknya manusia ada di titik enerji terendah di sekitar jam empat sore. Mungkin itulah kenapa orang-orang cenderung suka ngopi di jam-jam ini. Sepertinya caffeine cukup membantu supaya badan segar kembali. Tentunya siklus ini terkait juga sama siklus sirkadian. Saya juga sempat menulis tentang ini. Silakan baca tentang Cyrcadian Rhythm ini di sini. Inllah kenapa sebaiknya kita tidur tidak lebih dari jam 10 malam. Apalagi kalau sedang sakit.
Terkait menulis, konon katanya di waktu inilah, manusia ada dalam titik yang paling kreatifnya yang tertinggi. Jadi musti bangun jam empat pagi - lalu menulis... Wow, ini tantangan besar buat saya. Tapi saya ingin mencobanya. Apalagi Sadhguru bilang, ada sinkronisasi tertentu kalau orang bermeditasi jam di sekitar jam 04.30. Hmm menarik ya. Jadi ini yang perlu dicoba. Tidur tidak lebih dari jam sepuluh malam, bangun jam empat subuh, waktu hening, lalu menulis...
Okee... nah karena ini sudah ditulis di Ririungan, memang saatnya mencoba... I guess it's time to switch the time... Mudah2an saya bisa membangun habit baru ini. Kita lihat apa yang terjadi.
Photo by Tima Miroshnichenko from Pexels
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES963 Oh...
DIksi singkat ini, 'Oh', sedang saya upayakan menjadi diksi yang banyak saya gunakan. Kenapa? Karena diksi ini membantu saya menempatkan segala sesuatu yang terjadi sebagai netral, Kenapa perlu netral? Sejauh ini saya meyakini bahwa menempatkan segala sesuatu secara netral adalah cara ampuh untuk m…

AES961 Shaken To The Core...
Dalam perjalanan kehidupan, dari waktu ke waktu, manusia akan diajak melalui jalan yang gelap, terjal dan menantang. Mendapatkan pengalaman yang mengguncang keyakinan yang telah dibangun sekian lama. Sesuatu yang tidak diduga, tapi ya, hal ini terjadi, tidak dapat dihindari.Bahasa Inggrisnya mungki…

AES960 Berguru pada Garpu
Meminjam tajuk pertunjukkan musik Abah Iwan beberapa waktu lalu di Rongga Budaya, Dusun Bambu, pagi di Ngobras ke 3 TP22 terjadi peristiwa yang gambarnya saya tempatkan di atas ini. Konser Abah Iwan bertajuk Berguru pada Alam, karena ya begitulah apa yang beliau sampaikan / ekspresikan di dalam kon…

