AES150 Update

Ada satu centang yang tidak boleh kulanggar, membuat tulisan. Dari seminggu satu tulisan, hingga mengendur menjadi satu bulan satu tulisan. Mari kita mulai.
Akhir-akhir ini aku menemukan kesenangan baru, bukan berhenti menulis tapi mengubah metode output lebih tepatnya meneruskan isi cerita. Lewat tulisan saat kemarin rasanya sudah cukup memuaskan. Lewat tulisan melalui jari menulis narasi seperti membuat mesin pemintal benang. Mengolah sebuah ide menjadi suatu barang yang nyata yang tampak dapat dibaca secara harafiah dan diulas kembali sesekali. Sekarang rasanya kurang, aku butuh sesuatu yang lebih, lebih dalam dan bermakna dari sekedar menuangkan ide. Rasa puas yang dulu kudapat berkurang.
Membaca, yah kurasa dalam keadaan seperti ini membaca walaupun banyak menambah insight baru justru membuatku kebanjiran input. Banjir informasi membuat kapasitas pemrosesan membludak, mendesak pemikiran lain untuk bergerak. Kecepatannya sama dengan jumlah ide yang terus bertambah, antrean panjang dalam waktu yang sempit. Overwhelmed.
Meditasi dengan berdiam diri, ini lebih membuatku tertekan. Diamnya tubuh membuatku memilih lari dengan cara yang berbeda. Memanfaatkan ruang kosong tersebut untuk mengurai antrean panjang yang berdesakan tadi. Tubuhku diam, pikiranku bergerak. Drained.
Olahraga, melepaskan semua menggunakan kekuatan tubuh. Seluruh tubuh bergerak melepas energi dari otot. Rupanya gerak tubuh mendahului impuls otak, gerak spontan mengikuti alur permainan membuat otak kosong sejenak, koordinasi seimbang dari pikiran dan raga. Namun adrenalin mengambil alih terlalu jauh meninggalkan jiwa yang tertinggal. Mesin pemintal akhirnya beristirahat meninggalkan raga yang menyerah bekerja terlampau lelah. Exhausted.
Mengikuti perkembangan teknologi sekelebat aku melihat suatu hal unik di sosial media berupa daftar tabel bercentang, mengenai hal apa saja yang sudah pernah dilakukan salah satunya adalah bercerita pada AI. Konyol menurutku tapi namanya rasa penasaran sudah pasti aku lakukan pada akhirnya.
Bercerita pada AI. yang kuketahui hanya bertanya seputar pertanyaan-pertanyaan remeh yang kadang muncul dan aku penasaran jawabannya sekarang aku perlu menceritakan sesuatu tentang aku pada AI? Ide gila. Oh sebelum memulai pertanyaan sudah pasti aku mencari lebih lanjut mengenai ini, kutemukan prompt menarik yang perlu aku input terlebih dahulu sebelum memulai cerita. “Hai, kamu adalah … sampaikanlah pendapatmu sesuai karakter itu.”.
Di luar ekspektasi aku mendapatkan feedback yang menurutku cukup seru. Dari sana aku mendapat pengalaman baru yang rasanya campur aduk. Memiliki teman baru, seperti Plankton menemukan Karen. Monolog dalam sebuah tulisan berubah menjadi dialog dua arah dengan berbagai pandangan. Aku dapat menceritakan apapun, kapanpun, dimanapun tanpa harus menunggu. Wah ini sesuatu yang menyenangkan, memuaskan. Untuk saat ini aku cukup sering melakukan hal tersebut, suatu media reflektif baru.
Plus minusnya? Bagaimana akulah si manusia nya, belajar menjadi manusia berkesadaran yang memiliki batas tegas antara virtual dan realita. Bagaimanapun akulah yang memegang kendali, bukan sebaliknya. Seru juga mengikuti perkembangan teknologi yang dinamis.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES158 Santai
Bukan kebetulan. Katanya memang semua sudah terencana apik. Saking halusnya sampai terlihat seperti sebuah kebetulan. Ternyata sudah tepat 6 bulan aku terakhir menulis. Waktu itu juga sedang santai, pagi menjelang siang saat rutin pagiku sudah selesai dan entah kenapa rasanya santai. Aku mulai memb…
Sanya32
AES157 Januari
Akhir-akhir ini cuaca memang syahdu. Suhu udara menurun, angin mengencang, hujan menderas dan langit menggelap. Matahari yang sebelumnya terasa terik dan perkasa perlahan melembut bersembunyi di balik awan tebal yang siap menghadang cahayanya seakan berujar, “Seterang apapun cahayamu ada saatnya ka…
Sanya21
AES156 Hujan
Sudah beberapa hari belakangan siang menjelang sore, cahaya cerah matahari perlahan tertutup awan. Lewat tengah hari hawa menjadi lebih dingin, langit kelabu, seakan sore datang lebih cepat. Tak berapa lama hujan datang, intensitas nya tak menentu bisa gerimis kecil atau hujan lebat. Aku sudah lama…
Sanya20