AES165: 11 12
11 12 adalah ucapan orang ketika sedang membandingkan sesuatu yang mirip, namun tak sama. Misalnya, aku membandingkan tinggi badanku dengan Althaf temanku, bisa dibilang 11 12. Meskipun aku lebih tinggi namun dia juga tidak kalah tingginya.
Ada banyak sekali hal hal di dunia ini yang sangat mirip dan bisa dibandingkan, dikaitkan satu sama lain, padahal berbeda maksud dan ternyata kontradiktif. Berdasarkan pengamatanku, salah satu contohnya adalah empati dengan simpati. Orang-orang bisa bilang bahwa mereka ber-2 itu mirip, padahal kenyataannya tidak. Misalnya, semua orang bisa bersimpati dan merasa kasihan, tapi tidak semua bisa berempati dan berbuat sesuatu tindakan yang level up.
Ideologi-ideologi yang kita dapatkan di dunia ini, tidak semuanya benar meskipun terlihat benar. Semuanya bisa terlihat menyatu dan berkaitan, padahal ada juga banyak yang kontradiktif satu sama lain. Contoh paling sederhananya yang tidak bisa dibantah: agama dan sains. Menurut kepercayaan agama, manusia lahir langsung dari sang Pencipta, menurut sains, ada sebuah big bang yang terjadi, yang memunculkan kehidupan. Apakah keduanya bisa disatukan? Tidak, karena keduanya punya keyakinan yang berbeda-beda dan asal yang berbeda, tidak mungkin hidup sama-sama dengan benar.
Kita menuju ke teori kedua yang mungkin benar mungkin nggak, yaitu teori Darwin. Menurut teori tersebut, manusia lahir dan berasal dari kera (monyet), dan dibuktikan lewat sains. Namun, agama mengajarkan, manusia tidak lahir lewat sana melainkan sudah diciptakan begitu rupa secara 'sadar'.
Secara umum, aku tidak mengatakan mana yang benar ataupun salah. Namun, ada banyak hal yang merupakan 11/12 dan mirip, tapi kenyataannya tidak bisa dipercaya. Jangan sampai kita percaya segala hal yang menurut kita benar/baik, yang baik bisa dibedakan dengan yang seharusnya benar.
Apa artinya tujuan hidup? Apa artinya hidup yang seharusnya? Semua itu hanya bisa kita jawab secara pribadi, tanpa mempercayai pemikiran yang sesat.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES239: The Scouting of Earth Hour
Pagi hari ini aku ikut serta dalam kegiatan promosi Earth Hour yang diadakan di pendopo, sebagai seorang pengamat. Sejujurnya, kegiatan ini bagiku cukup membosankan karena, target audiens utama komunitas mereka (yang mengadakan) adalah anak-anak. Di awal kegiatan, aku bisa melihat partisipasi adik-…
AES238: Move On
Mendekati masa ujian, kehidupan anak-anak SMA di Kelas 12 secara umum menjadi semakin berat, terfokuskan pada ujian, dan terbebani akan masa depan yang berada di depan mereka. Tidak hanya di sekolah luar, di Smipa pun, anak-anak di KPB K12 merasa begitu. Sudah saatnya kita serius dalam menuju tujua…
AES237: Diriku yang Berbeda
Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sen…
