AES167 Isolasi Dirumah #1

Halo teman-teman yang budiman.
Sudah tiga hari sejak saya menulis catatan terakhir. Jujur saja kondisi saya sempat menurun, tubuh seperti sedang diuji sabar: rasa tidak enak menelan, panas dingin yang datang pergi, dan cacar yang rasanya tak habis-habis. Tapi hari ini 24 September 2025, ada kabar baik. Bintik-bintik itu mulai mengering satu per satu, seperti luka kecil yang akhirnya mau berdamai dengan tubuh saya.
Dan di tengah perasaan lebih ringan ini, saya menemukan pelarian baru: bermain Yakuza 0. Rasanya lucu juga, tubuh saya di dunia nyata lemah dan terbatas tapi di layar kaca saya bisa berlari, berkelahi, dan hidup sebagai Kazuma Kiryu di jalanan Kamurocho. Di situlah saya melupakan sejenak betapa sudah hampir lima hari saya tidak keluar rumah.
Namun tetap saja, ada renungan yang tak bisa dihindari:
"Kadang hidup menjatuhkan manusia ke ruang sempit. Bukan untuk menghukumnya, melainkan untuk menunjukkan: betapa luas dunia bisa ditemukan bahkan di layar kecil, bahkan di dalam tubuh yang rapuh."
Saya sadar bermain game atau membaca komik bukan sekadar membunuh waktu, ia adalah cara saya menjaga kewarasan juga cara saya berdamai dengan hari-hari yang terasa seragam.
"Di luar sana, waktu berlari kencang. Orang-orang bekerja, sekolah, bertemu. Sementara aku terkurung di kamar, menunggu tubuh ini sembuh. Tetapi bukankah menunggu juga bagian dari hidup? Bukankah manusia diciptakan bukan hanya untuk bergerak, tapi juga untuk bersabar?"
Maka di hari keenam ini, saya merasa sedikit lebih lega. Luka mulai mengering, tubuh mulai berdamai, pikiran mulai ringan. Dan di layar kaca saya masih berjalan sebagai Kiryu, sambil menunggu waktu benar-benar mengizinkan saya kembali berjalan dengan kaki saya sendiri.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES197 Pemilu dan Gaya Komunikasi
Halo teman-teman yang budiman,lama rasanya saya tidak bercakap-cakap di sini. Maka pada kesempatan kali ini, izinkan saya menulis sesuatu yang agak berbeda dari biasanya. Bukan soal perjalanan, bukan soal musik, bukan pula soal novel, melainkan tentang pemilu dan gaya komunikasi.Awalnya sederhana s…

AES195 Membahas Sedikit soal Transum Bandung
Tulisan di Ririungan tanggal 3 September 2026Halo teman-teman yang budiman, kali ini saya ingin membagikan sedikit pengalaman menggunakan transportasi umum di Bandung. Dalam rentang tiga hari, saya sudah mencoba dua jenis transportasi umum yang sekarang mulai cukup sering terdengar namanya, yaitu b…

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

