AES17 _ Hening sebagai bagian dari menjadi Insan Manusia (Human Being)
(Hanya berbagi refleksi diri...)
Proses yang terus akan terjadi pada manusia yaitu menjadi insan manusia.
Kalimat tersebut masih terus terngiang dalam pikiran dan hati. Saya selalu meyakini setiap benda (hidup, mati, nyata, gaib) yang ada di semesta ini memiliki spirit atau energi. Energi ini tak terlihat wujudnya, namun dapat kita rasakan. Berkaitan sisi dalam dan luar manusia, jelas energi ini berperan sangat penting. Menurut saya, spirit bersifat autentik. Jadi tidak ada yang sama dan tidak saling mempengaruhi. Saya pernah mendapat penceritaan bahwa energi itu bersifat netral. Tidak ada yang baik atau buruk. Namun karena keotentikannya ini, energi lain yang kita rasakan mungkin tidak sesuai sehingga membuat kita tidak nyaman. Dalam beberapa ajaran, energi ini berkaitan dengan chakra pada manusia. Yaitu 7 titik cakra, yang sebetulnya energi itu akan berkembang sesuai dengan perkembangan usia dan pengalaman yang dialami manusia.
Dari konsep tersebut, saya setuju dengan dibutuhkannya ‘hening’ atau meditasi dalam guliran kehidupan. Dengan mengondisikan diri sejenak untuk merasakan energi yang autentik dalam diri. Bagi saya tujuan meditasi yaitu to listen, to feel, to observe, to aware, dan do not think. Jadi hanya menerima apa yang diberikan semesta. Tidak mudah melakukannya, karena sebagai individu tentu memiliki sisi ego yang besar. Saat kita bisa merasakan indahnya energi tersebut, selanjutnya kita yang perlu menjaganya untuk kebaikan. Biasanya diawali dengan mengurangi pemikiran yang menjadi penghambat, dan meyakini apa yang kita lakukan dan akan kita terima baik, juga bermanfaat. Untuk itu, ada baiknya jika kita mengusahakan penggenapan secara utuh sebelum mengaplikasikan dalam kehidupan. Sehingga bila kita tahu, paham, dan yakin, hal yang kita lakukan akan muncul sesuai dengan esensinya.
‘Semua berawal dari dalam diri.’ Konsep yang saya ikuti dan sudah biasa dirasakan juga dilakukan. Hal ini penting untuk melihat dan merasakan secara utuh dalam kehidupan kita sebagai bagian semesta. Sulit untuk melihat kemurnian ini pada diri manusia yang memiliki akal. Sehingga kerap didekatkan dengan logika yang dibumbui keegoisan. Saya merupakan orang yang sangat percaya semua hal berawal dari dalam diri (energi). Karena itu, untuk menjadi ‘good human’, tentunya pengenalan dan pengondisian diri sangat perlu.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1567 Keheningan Dan Tangis
Dunia itu sangat bising. Bising karena berbagai suara yang bercampur baur tanpa henti, setiap saat, setiap detik ada jutaan atau mungkin malah milyaran suara yang hanya sebagian kecil dapat kita tangkap dengan telinga telanjang. Itu pun sudah sangat bising. Dunia itu juga sangat bising dengan perde…
joefelus10AES 18 Berbagi dalam Ruang Belajar
Sudah cukup lama saya tidak menulis di ruang ini.Hari ini, tiba-tiba muncul dorongan untuk kembali berbagi. Hampir dua tahun sejak saya “graduate” dari rumah belajar, saya menjalani perjalanan yang penuh tantangan. Syukur, perjalanan itu justru membuka banyak kesempatan untuk bertemu dengan ruang-r…

Meditasi (Peace or Explotion)
Ngobras Ngobras Ngobras hmm... Saya mengikuti acara ngobras 1 yang diadakan oleh Smipa pertama kali pada tahun 2025. Banyak insight baru yang saya dapatkan dari acara ini. Salah satunya adalah Meditasi yang lebih familiar di Smipa disebut Waktu Hening. Sebelumnya saya sudah pernah melakukan meditas…