AES18 Kisah Horror Gojek

Aku inget saat aku kelas 8 aku pernah naik Gojek dari PVJ menuju rumahku. Pada saat itu waktunya itu sekitar jam 6 sore. Mulai lah aku ngobrol dengan Mas Gojeknya. Aku juga sebenarnya lupa kenapa kita bisa sampai ke topik ini, tapi tiba-tiba dia cerita tentang keluarga dia.
Ceritanya cukup mistis sih, jadi alm Ayah dari Gojekku ini meninggal dunia dan beberapa tahun kemudian Ibunya memutuskan untuk menikah lagi. Kita sebut saja Ayah Tiri dari Gojekku ini ‘A’. Pada awal pernikahan, si A terlihat normal saja tidak ada masalah yang serius. Tapi lama kelamaan kelakukan si A semakin mencurigakan. Jadi, gudang di rumah Mas Gojek dipakai oleh si A sebagai tempat praktek semacam pesugihan atau ritual pemujaan setan.
Mas Gojek yang saat itu masih duduk di bangku sd pun bingung. Ia sering melihat A membawa bunga-bunga, ayam, kemenyan, dan juga piring/mangkok yang terbuat dari tanah liat. Setiap kali A ditanya apa yang ia lakukan di gudang tersebut ia tidak pernah menjawab. Mas Gojek pun memberanikan diri untuk mengintip ke dalam gudang tersebut, pada saat A dan Ibunya sedang pergi.
Ternyata gudang tersebut penuh dengan patung-patung dan lukisan. Patung dan lukisannya pun beragam, tapi kebanyakan itu wujudnya seorang wanita. Mas Gojek tidak berani untuk menyampaikan apa yang dia lihat pada Ibunya, Ia pun menyimpan informasi tersebut.
Lama kelamaan A berubah menjadi jahat pada Ibu, ia sering memukuli dan menyiksanya. Pada saat itu si Ibu pun sedang dalam kondisi hamil, dan mengandung anak si A. Karena sudah tidak kuat melihat Ibunya disiksa si A, akhirnya Mas Gojek pun memberanikan diri untuk melaporkan hal ini pada keluarga dan pihak kepolisian.
Kasus ini pun di proses oleh kepolisian, dan gudang tempat praktek A pun dibongkar untuk di infestigasi. Ibunya Mas Gojek langsung diberikan perawatan di Rumah Sakit. Ternyata motif dari A menikahi Ibunya Mas Gojek adalah untuk menjadikannya sebagai tumbal. Jadi apapun itu mahluk yang A sembah meminta tumbal berupa perempuan yang sedang hamil, dengan usia kandungan 7 bulan. Akhirnya setelah itu, Mas Gojek dan Ibunya pindah ke rumah baru karena mereka tidak mau meninggali rumah bekas pesugihan.
Aku kaget banget sih mendengar cerita Mas Gojek, aku nggak pernah sangka masih aja ada orang yang mau menyembah hal-hal seperti itu. Jarang-jarang dapet Gojek dengan pengalaman hidup yang unik gini.
foto:https://id.pinterest.com/pin/637048309790277228/
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES126 Tanda-Tanda Tanda Tanya
Semalam sebelum aku tertidur aku bertanya “Besok pagi mau sarapan pake telor dadar atau telor ceplok ya?” Lalu, saat bangun tidur aku bertanya “Kira-kira kalau aku dulu milih kampus yang berbeda, hidup aku sekarang kayak gimana ya?” Bahkan saat melangkah masuk metro line B pun muncul pertanyaan “Ap…

AES125 Semuanya Tiba Tiba
Rasanya kehidupan belakangan ini banyak elemen ‘tiba-tiba’ nya deh, dalam beberapa konteks. Walaupun secara garis besar ku masih ngerasa ling-lung menjalani rutinitas baru ku disini; perlahan tapi pasti mulai lebih terbiasa. Sekarang sudah jauh lebih kenal dengan teman-teman, hafal nama gedung dan…

AES124 Lika Liku dan Gebrakan Menjadi MABA
“Sas, gimana kabarnya disana?” Gimana ya kabar aku, aku sendiri yang menjalani bingung gimana cara jawab pertanyaan ini. Seperti orang pada umumnya, reflek pertama adalah “hi, kabar aku baik kok”. Tapi aku jadi bingung, apa bener kabar aku lagi baik-baik aja. Rasanya ada banyak pilihan kata lain ya…
