AtomicEssay

AES196 What & How (WadaW)

leoamuristpenulis arsip2

"Kita tidak pernah menanamkan apa-apa, kita tidak akan pernah kehilangan apa-apa." Demikian kata Soe Hok Gie, yang bisa diaplikasi dalam fasilitasi. Yang penting ketat di konteks dan kuat di relevansi. Seperti salah satu intepretasi positif dari kutipan tersebut, membimbing itu bukan menyuruh memikirkan apa, melainkan mengajak bagaimana berpikir (bertindak).

Ohiya, positif bukan baik. Positif ya positif, baik ya baik. Berbeda. Positif itu lebih kepada mengembang, berkembang, bertambah, menambah. Seperti geometri dan arah, yang positif menggambarkan keadaan melampaui dari yang sudah-sudah. Istilah lainnya adalah konstruktif, kreatif, atau produktif? Hmm... istilah produktif bisa lah sedikit. Kita manusia kan, bukan pabrik.

Kembali ke soal fasilitasi, “Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan dewa dan selalu benar. Dan murid bukan kerbau.” Kutipan ini adalah kutipan. Maksudnya kutipan adalah sesuatu yang dibaca bukan dari sekadar yang tertulis, justru keutamaannya ada pada yang tidak tertulis. Beberapa yang bisa dipakai terkait dengan intepretasi di paragraf pertama, adalah soal what & how.

Dalam fasilitasi, perbandingan wadaw ini (what & how) sebenar-benarnya adalah 80% How dan 20% What. Kalau terbalik, jadinya bukan fasilitator. Lebih ke narator. Mengulang kembali soal ketat di konteks dan kuat di relevansi, ruang dimana kita berada memerlukan peran narator atau fasilitator? Itulah yang kita jawab dengan sesuai. Kalau tidak pas kerasa koq, biasanya dalam bentuk kelelahan.

Cara ngepasinnya gimana? Banyak! Salah satunya yang tertulis di awal itu tadi, menyuruh memikirkan apa cukup 20% saja. 80% nya ya mengajak bertindak bagaimana. Jadi minimalkan pertanyaan retoris bahkan sinis untuk memotivasi, yang beraroma menyuruh. Sambil Maksimalkan tindakan mencontohkan untuk suportif, yang beraroma mengajak. Semacam, memperbanyak akhiran yuk! alih-alih akhiran gih! saat berkata. Eh, bertindak.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 002 SIRSAK

Tadi pagi.Ada tupai di atas pohon sirsak, diam mematung.Ternyata, nona kucing piaraan tetangga ada di bawah dengan posisi siap menerkam.Diam mematung maksudnya bukan bikin patung, diam bergeming maksudnya. Bergeming.. ngiiiingg.... ngiiiiinggg.. Bukan juga, kalau begini tonggeret.Krik.. krik.. Nah…

leoamurist10
AtomicEssay

AES06 Tentang Literasi Diri

Pertemuan Orang Tua - Literasi Diri Manusia itu selalu berubah. Belajar tentang diri merupakan hal penting agar dapat mengenal diri kita, agar tahu cara penyelesaian masalah yang sedang dihadapi. You are what you write. Bener juga ya, kadang kalo lagi random tuh tulisan yang kita tulis jadi random…

Mutiarazahwav62
AtomicEssay

AES02 Hidup

“Apa itu hidup?” "Mengapa kita hidup?" "Bagaimana cara kita bisa tetap hidup aman dan tenang?" "Seperti apa menjalani hidup yang baik?" Pertanyaan yang terus mengajak merefleksikan kehadiran diri di Bumi ini. Manusia adalah makhluk yang diciptakan Tuhan paling sempurna dan sebaik-baik ciptaan diban…

novitadm1341