AtomicEssay

AES205 Impresi

leoamuristpenulis arsip2

Menjadi diri sendiri bukan soal ekspresi, malahan adalah soal impresi. Bahkan ekspresi itu sendiri adalah usaha mengimpresi. Makanya impresi pertama adalah yang paling penting, dengan kesadaran bahwa impresi itu didahului dari ekspresi.

Bagaimana caranya mengekspresikan penilaiannya akan orang lain, begitu juga cara dirinya diimpresi oleh penilaian orang lain terhadap dirinya. Bagaimana dirinya menyamankan orang lain, begitu juga dirinya dinyamankan orang lain.

Seperti situasi lingkungan yang nyaman untuk mengekspresikan diri, tidak sedangkal pelayanan lingkungan kepada diri sendiri. Perlu bertolak kepada kedalaman, bagaimana diri menyamankan lingkungan. Impresi diri & impresi lingkungan perlu selaras dalam ekspresinya.

Seperti membuang sampah dengan arogan ke selokan, kemudian saat terendam genangan air malah mengeluh dengan angkuh. Impresi apa yang didapat dari ekspresi seperti ini, selain sekali pandang cukup untuk membuat keputusan. Tak perlu dilihat ulang.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES241 Ajaran

Bukan karena pandai cerdas bijaksana, ia jadi mengajar. Justru karena mengajar, ia jadi pandai cerdas bijaksana. kalau pintar?oh itu perlu sajen & syarat, gimana aja kalau ke orang pinter kan Oke balik lagi ke soal ajar, mengajar, belajar.Pandai cerdas bijaksana hanyalah efek samping dari meres…

leoamurist30
AtomicEssay

AES204 Satu Tujuh Tiga Tujuh Nol Tujuh

Nol bukan kosong, mulai dari nol bukan mulai dari kosong. Kita selalu bisa untuk memulai dari nol dan tidak akan pernah bisa untuk memulai dari kosong. Yang bisa mulai dari kosong ada dua hal sih, omongan & drum yang lebih dikenal dengan nama tong. Tiga seringkali dikaitkan dengan nominal yang…

leoamurist00