AES218 Kunjungan ke Sekolah Linimasa, Kuningan.

Duh hari ini mentok mau nulis apa... Mungkin terlalu lelah juga. Akhirnya saya memutuskan untuk mencatatkan pengalaman hari ini. Setelah kemaren menuntaskan rapotan dan beristirahat sedikit, subuh tadi saya berangkat ke Kuningan untuk mengunjungi Sekolah Linimasa. Semi Palar - melalui unit pelatihan yang diberi nama Smipa Disada oleh kak Lyn, kak MJ dan kak Meita. Smipa Disada sudah mulai mendampingi tim Sekolah Linimasa sejak bulan Juli lalu - dari rencana kerja sama satu tahun pendampingan Linimasa untuk belajar lebih jauh tentang pembelajaran Holistik. Perjalanan pulang ke Bandung cukup panjang karena kami terjebak macet, hujan cukup deras turun di perjalanan pulang.
Hari ini kami berbincang dengan rekan-rekan pengurus yayasan Linimasa sambil mengevaluasi pendampingan yang sudah berjalan selama 6 bulan. Saya sendiri hanya mengikuti prosesnya dari jauh, jadi sangat menarik untuk mendapatkan cerita yang lebih mendetail dari proses yang sudah berjalan.

Kak Lyn dan kak MJ menjelaskan proses yang berjalan sejak awal hingga hari kemarin. Pendampingan dilaksanakan secara luring dan daring. Selama prosesnya saya jadi merefleksikan proses yang dijalani Semi Palar di tahun-tahun awal perjalanannya. Perjalanan yang penuh dinamika, penuh pembelajaran. Bagaimanapun langkah-langkah itu harus dilalui, jalan tersebut harus dilalui. Proses yang serupa sedang dijalani tim Linimasa - yang mungkin agak berbeda adalah kak Lyn dan tim hadir untuk mendampingi dan setidaknya menjadi tempat bertanya buat guru-guru dan kepala sekolah Linimasa.
Setelahnya sampai siang tadi kami berbincang banyak tentang perkembangan sekolah Linimasa, rencana ke depan dan juga situasi pendidikan Nasional yang perkembangan kebijakannya sama-sama kami pandang sangat menggembirakan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bawah kepemimpinan mas Nadiem memang sangat memanfaatkan situasi pandemi, disrupsi yang terjadi sebagai akselerator perubahan. Keren.
Bagi kami, sekarang Semi Palar punya semacam sister school dengan berjalannya Linimasa di Kuningan. Ada teman seperjuangan di tempat lain. Harapannya ke depan, lebih banyak bermunculan sekolah-sekolah yang secara sadar memperjuangkan tumbuh kembang anak-anak Indonesia seutuhnya. Jadi ya begitulah cerita hari ini. Salam.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES762 Sekolah Linimasa dan Pendidikan Holistik
Kamis 20022025, tanggal cantik, saya dan kak MJ berangkat ke Kuningan untuk menghadiri Gelar Griya Linimasa. Melihat undangannya, ini memang acara yang dibuka untuk mengenalkan Linimasa bagi calon orangtua dan komunitas yang dilibatkan dalam proses pembelajaran di Linimasa. Tidak terasa sudah 7 tah…

AES606 Disada menyapa Maumere
Cita-cita Semi Palar untuk ikut memberikan warna kepada dunia pendidikan di berbagai sudut Indonesia kembali mendapatkan ruangnya. Kali ini Semi Palar melalui tim Smipa Disada, berkesempatan untuk hadir di Maumere, Flores, NTT. Satu lagi tempat di Indonesia Timur yang bisa kami kunjungi dan di sana…

AES586 Meluncurkan Wali Ate
Catatan singkat - dari linimasa kegiatan Semi Palar di mana saya sempat terlibat di dalamnya. Wali Ate adalah judul buku catatan proses dari teman-teman dosen dan mahasiswa Unpar Jurusan Matematika yang kembali ke Sumba Barat Daya untuk mata kuliah PMD3T. Singkatan dari Program Mengajar di Daerah T…
