AtomicEssay

AES221: Beban tiada habisnya

haegenquinstonpenulis arsip2

Tepatnya pada minggu ini, aku mengalami dan menghadapi beban dan masalah-masalah cukup berat, dari berbagai aspek yang tidak kuduga. Rasa 'stress' ini cukup memuakkan dan memenuhi benak pikiranku, dengan pikiran negatif.

Sehabis magang di hari Kamis, aku sudah cukup lelah dan merasa 'bebas' dari pekerjaan yang mengikatku dari senin hingga Kamis. Namun di luar jam kegiatan dan jam sekolah, aku memiliki beberapa tanggung jawab dan kegiatan lain, salah satunya menjadi ketua pengurus di gereja. Nah, kebetulan aku lagi tidak fokus dan cukup burnout di minggu ini akibat terlalu lama menjalankan rutinitas seperti ini, dan aku pun sedang dalam momen 'itu' dimana aku merasa bosan di titik puncaknya.

Hal yang membuatku kesal di minggu ini adalah, pekerjaanku sebagai ketua pengurus multimedia sangat tidak berjalan lancar di minggu ini. Pertama, karena aku tidak datang di gladiresik hari Jumat akibat asumsi kalau kegiatannya akan berjalan hingga larut malam, juga karena aku tidak 'muncul' sebagai pemimpin di kegiatan besarnya, padahal aku memang bagian ngawasinnya. Hal yang kukhawatirkan adalah respek dan pandangan dari teman-temanku yang berubah terhadapku, padahal mereka tidak mengerti situasiku secara penuh, dan aku perlu menanggung bebannya sebagai ketua (juga konsekuensinya). Bahkan di hari Minggu kemarin pun aku tidak ikut evaluasi, dan dikomplain oleh teman-temanku, sebenarnya karena aku punya kegiatan lain yang tidak bisa ditunda yaitu latihan basket di hari Minggu.

Kegiatan basket di hari Minggu bagiku juga tidak berjalan selancar yang kukira, aku pun berakhir cukup kecewa beberapa kali di tengah namun puas di akhir. Karena sudah lama tidak main basket secara rutin, aku tidak bisa optimal dalam latihan, mudah capek, dan tidak sejago sebelumnya. Namun aku percaya ini adalah bagian dari proses.

Aku mencoba untuk merubah cara pandangku terhadap kegiatan ini, mungkin tidak seburuk yang kukira, dan aku bisa tenang secara sesaat. Untuk ke depannya, aku perlu lebih fokus, mendukung temanku, tidak ada masalahnya untuk banyak berpartisipasi kalau aku yang jadi ketua. Terutama ketua, tanggung jawabnya besar. Percuma kalau aku hanya bilang maaf, lebih baik disertai tindakan yang konkret dan signifikan, untuk comeback.

Begitulah cerita hari Mingguku sebelum hari ulang tahun hari ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES239: The Scouting of Earth Hour

Pagi hari ini aku ikut serta dalam kegiatan promosi Earth Hour yang diadakan di pendopo, sebagai seorang pengamat. Sejujurnya, kegiatan ini bagiku cukup membosankan karena, target audiens utama komunitas mereka (yang mengadakan) adalah anak-anak. Di awal kegiatan, aku bisa melihat partisipasi adik-…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES238: Move On

Mendekati masa ujian, kehidupan anak-anak SMA di Kelas 12 secara umum menjadi semakin berat, terfokuskan pada ujian, dan terbebani akan masa depan yang berada di depan mereka. Tidak hanya di sekolah luar, di Smipa pun, anak-anak di KPB K12 merasa begitu. Sudah saatnya kita serius dalam menuju tujua…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES237: Diriku yang Berbeda

Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sen…

haegenquinston20