AES229: Kejadian Mengejutkan
Barusan jam 8 hari ini, ada kejadian mengejutkan yang terjadi di kantorku. Sesaat ketika aku sampai ke kantor awal, aku sudah rutin menyapa karyawan lain di pagi hari. Tapi ada yang terasa aneh hari ini, setelah aku menyapa mereka, pintu kantornya belum dibuka selama beberapa lama. Akhirnya, aku baru tahu kalau kunci pintunya patah saat dimasukkan ke lubangnya. Maka kita semua tidak bisa masuk ke dalam, menunggu di luar dengan terkejut.
Aku sangat terkejut, sudah 15 menit waktu berjalan dan saat itu kami belum masuk kantor untuk kerja sama sekali. Pintunya beneran terkunci, aku malah khawatir kalau-kalau sampai saja, aku tidak bisa bekerja di kantor hari ini dan perlu WFH, yang tentunya aku perlu balik pulang lagi dengan jarak jauh.
Saat lagi kepikiran untuk balik pulang ke rumah lagi, dengan batere hp yang sudah nyaris habis, tiba-tiba pintu kantor terbuka? Ada orang dari dalam yang membukanya, ternyata. Untung saja pintunya terbuka, aku sudah tidak tau lagi gimana nasibnya apabila kita semua terkunci di luar terus, apalagi pulang dulu kan membutuhkan waktu yang lama lagi.
Disinilah aku, di kantor dengan hanya 4 rekan kerja lainnya, yang mungkin stay di kantor dan tidak balik pulang (meskipun pintu sudah terbuka) karena yang lain memutuskan WFH saja (sudah diumumin).
Kadang kejadian seperti ini tidak bisa aku ekspektasikan sama sekali, bahkan tidak pernah muncul di pikiran. Yang kupikir tiap pagi adalah menyapa karyawan tiap pagi, masuk ke kantor melalui ruang depan, dan naik ke tangga atas. Tapi 1 dari berapa skenario, muncullah masalah seperti kunci patah seperti ini. Dengan adanya kunci pintu depan yang patah, kita semua hampir tidak bisa bekerja di kantor lho. Masalah besar bisa muncul dari hal kecil yang seringkali disepelekan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES239: The Scouting of Earth Hour
Pagi hari ini aku ikut serta dalam kegiatan promosi Earth Hour yang diadakan di pendopo, sebagai seorang pengamat. Sejujurnya, kegiatan ini bagiku cukup membosankan karena, target audiens utama komunitas mereka (yang mengadakan) adalah anak-anak. Di awal kegiatan, aku bisa melihat partisipasi adik-…
AES238: Move On
Mendekati masa ujian, kehidupan anak-anak SMA di Kelas 12 secara umum menjadi semakin berat, terfokuskan pada ujian, dan terbebani akan masa depan yang berada di depan mereka. Tidak hanya di sekolah luar, di Smipa pun, anak-anak di KPB K12 merasa begitu. Sudah saatnya kita serius dalam menuju tujua…
AES237: Diriku yang Berbeda
Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sen…
