AES23 Kafein

“Aroma kopi pagi adalah jembatan penghubung antara mimpi dan kenyataan”
Entah dari mana aku mendengar kalimat itu, tapi sepertinya semakin bertambah usia kalimat itu semakin cocok denganku. Hahaha
Dulu aku bukan penikmat kopi sebenarnya, mungkin sampai sekolah menengah aku sangat jarang meminum kopi, tapi semenjak masuk kuliah dan aku masuk ke lingkungan pecinta alam dimana kopi adalah salah satu sumber kekuatan kami untuk menahan kantuk sampai jam empat pagi aku menjadi terbiasa dan mungkin tergantung dengan kopi. Sejak saat itu setiap hari aku selalu minum kopi, bila hariku tidak diisi dengan secangkir kopi rasanya sakit kepala, jangar kalo orang sunda bilang.
Kopi bukan satu-satunya bahan makanan yang mengandung kafein, teh dan coklat juga mengandung kafein hanya kadar kandungan di dalamnya lebih sedikit dibandingkan kopi sehingga saat membutuhkan kafein orang-orang cenderung mencari kopi bukan teh atau coklat. Bahkan beberapa obat penghilang nyeri kepala pun ada yang mengandung kafein, hal ini karena kafein dapat menyebabkan vasokontriksi pembuluh darah, apakah itu? Kalian cari saja di google aku sudah lupa penjabarannya hahaha
Yang jelas semua hal didunia ini pasti punya dua sisi ada negatif dan ada positif, begitupun kopi mungkin memang kandungan kafein dapat menyembabkan gangguan dalam tubuh kita, tapi bila kita mengkonsumsinya dalam jumlah wajar jumlah yang bisa di tolerasni oleh tubuh kita, kita bisa memanfaatkan kafein ini untuk membantu menunjang aktivitas harian kita.
Photo by Pablo Merchán Montes on Unsplash
Komentar (1)
Senangnya kak Gina mulai rutin menulis lagi... Salam secangkir kopi!
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES115 Efisiensi
Sedikit bercerita tentang sebuah “budaya” di angkatan 7 KPB, yang sekarang menginjak kelas 12. Waktu hening dan doa adalah cara kami memulai hari. “Buka kelas” kami kerap menyebutnya, satu orang akan memimpin dalam prosesnya. Lucunya, setiap hari kami selalu bergelut dengan pertanyaan “siapa yang m…

AES114 Berjalan Lebih Jauh
Berjalan kaki, rutin yang selalu kujaga setiap hari. Aku mengawali dan mengakhiri hari dengan berjalan kaki. Berangkat dengan berjalan kaki, membuatku punya waktu untuk menyadari kembali tujuan-tujuan hari ini. Pulang dengan berjalan, membuatku punya waktu untuk merenungkan apa saja yang terjadi ha…

AES113 Angin itu Punya Siapa?
Aku duduk termenung di sebuah kursi panjang untuk menunggu giliran ber-mandala bersama teman-teman KPB. Udaranya cukup menyenangkan, tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin. Ada angin yang beberapa kali menyapa dan menorehkan kesegarannya. Lalu aku melihat keatas, melihat daun-daun yang tert…

