AtomicEssay

AES23 - telat semenit

Ara Djatipenulis arsip2

Jam 9 adalah waktu yang tidak lazim untuk memulai sekolah. Terasa terlalu siang, berbeda dengan di SMP. Itu kenapa aku berangkat hampir telat.

Kami berkumpul di perpus untuk buka kelas dan perkenalan. Kami diminta mengambil proyektor, lalu kami mencari proyektor, lalu kami menemukan proyektor, lalu kami mengangkut proyektor, tapi ternyata proyektornya tidak jadi dipakai.

Film yang kami tonton adalah sebuah biografi tentang Soe Hok Gie, seorang penulis Tionghoa yang aktif di masa transisi Orde Lama ke Orde Baru. Film ini memuat berbagai sudut pandang dan nuansa kemanusiaan dari mata Soe Hok Gie. Dia digambarkan sebagai sosok yang tahu apa yang dia mau, dan akan selalu membela apa yang dia rasa benar. Di tengah pergolakan politik mahasiswa, dia tetap lurus mengikuti jalannya. Dia tidak setuju dengan politik yang membeda-bedakan agama, golongan, dan ras — sesuatu yang hingga kini masih banyak bermunculan.

Film ini panjang dan bagiku terasa personal — seperti kita sungguh-sungguh membaca catatan hariannya — dan berakhir dengan teks pendek tentang kematian Soe Hok Gie di puncak Semeru. Kata-katanya dan hidupnya sayangnya masih relevan di masa kini.

Setelah film berakhir, kami berpisah berdsarkan kelas masing-masing. Kami diminta berkumpul pukul 12.11. Aku dan beberapa yang lainnya jajan untuk makan siang, sambil mengamati sekolah dan tur kecil. Tiba-tiba sudah 12.11! Kami berlari cepat-cepat (susah karena terhalang anak TK) dan sampai di perpus, telat semenit. Agak malu karena baru hari pertama sudah telat hehe

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES130 - MPLS 3: Mulai

Pagi-pagi kami Jabawaskita, pertama kali setelah sekian lama. Lalu kami lanjut ke kelas, mendengarkan penjelasan dari Kak Gina tentang sistem KPB: adaptif, otonom, bermanfaat, hal-hal yang sudah sering kami dapatkan di kelas-kelas sebelumnya. Ada juga daftar kualitas-kualitas yang ditargetkan untuk…

Ara Djati10
AtomicEssay

AES129 - MPLS Day 2: Konstan

Pagi ini kami berkumpul di basecamp. Banyak sekali yang telat datang. Tapi, ketika semua terkumpul, ruangan kelas terasa lebih penuh dibanding tahun lalu. Kami dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing dengan satu anak K10, untuk mendiskusikan makna KPB bagi kami. Kami diberi waktu 45 menit, tapi…

Ara Djati00
AtomicEssay

AES128 - MPLS 1: Mengapresiasi KPB

Aku sampai di Smipa pagi-pagi sebelum jam tujuh, berhalo-halo dengan beberapa orangtua dan anak kelas enam. Belum ada teman sekelasku yang datang. Aku menunggu dan mereka mulai muncul satu persatu. Hari pertama sekolah dibuka dengan upacara. Selepasnya, kami pergi ke kelas untuk mendengarkan penjel…

Ara Djati10