AES253 Strategi Komunikasi

Tulisan ini jadi catatan refleksi saya yang saya ingin bagikan di sini. Saya ingin tuliskan karena memang saya punya keterbatasan di dalam hal ini, di dalam strategi komunikasi. Lebih jelasnya begini. Dalam berproses di Semi Palar, banyak sekali hal yang perlu dikomunikasikan dan disosialisasikan. Sejak saya menyadari peran saya di Semi Palar bukan hanya mengkoordinasi, tapi juga mengembangkan konsep pendidikan holistik dan segala turunannya, saya menyadari bahwa banyak sekali hal yang perlu dibagikan ke berbagai pihak yang berkepentingan.
Yang jadi kendala adalah waktu. Hal ini perlu dilaksanakan sambil menggulirkan segala proses dan hal-hal operasional yang perlu terus berjalan. Padahal pada saat yang sama, proses belajar dan pengembangan konsep juga masih terus bergulir, sampai hari ini sekalipun.
Jadi tantangan besar bagaimana segala hal bisa terus bergulir sambil memperbaiki arah dan mengajak berbagai pihak ikut memahami dan mendalami konsep-konsep yang terus bermunculan karena proses belajar yang tidak pernah berhenti - dan mungkin tidak akan pernah berhenti. Aki Muhidin melalui empat kalimat pendeknya menekankan hal ini dengan bernasnya. Sejalan dengan waktu, saya juga tidak pernah berhenti berpikir bagaimana memperbaiki strategi komunikasi secara khusus saya dengan keluarga besar Semi Palar. Sejak awal berdiri, Semi Palar tidak pernah tinggal diam dan selalu berubah.
Dulu para kakak berkomentar - mungkin juga dengan nada protes, kenapa banyak sekali perubahan. Bagi saya perubahan-perubahan terjadi karena proses belajar yang berjalan - pemahaman yang lebih mendalam muncul dan bisa jadi mengubah hal-hal yang selama ini diterapkan. Tapi juga sejalan dengan waktu, kakak-kakak yang bertahan cukup lama dan mengikuti prosesnya juga bisa menangkap bahwa perubahan-perubahan ini perlu dan arahnya menuju perbaikan.
Bagi orangtua yang mengikuti proses Semi Palar, saya pikir merasakan juga hal ini. Saya hanya berharap bahwa perubahan-perubahan yang ada tidak cukup membingungkan dan bisa dipahami dengan segala upaya komunikasi yang bisa dilakukan.
Terkait atomic essay, sebetulnya banyak hal sudah berhasil saya tuangkan di sini. Kalau ada yang membaca tulisan-tulisan saya - mestinya lebih memahami juga pemikiran-pemikiran di belakangnya. Jadi ya, apapun yang terjadi, mari upayakan yang terbaik. Salam Smipa.
Photo by Alex Andrews from Pexels
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES963 Oh...
DIksi singkat ini, 'Oh', sedang saya upayakan menjadi diksi yang banyak saya gunakan. Kenapa? Karena diksi ini membantu saya menempatkan segala sesuatu yang terjadi sebagai netral, Kenapa perlu netral? Sejauh ini saya meyakini bahwa menempatkan segala sesuatu secara netral adalah cara ampuh untuk m…

AES961 Shaken To The Core...
Dalam perjalanan kehidupan, dari waktu ke waktu, manusia akan diajak melalui jalan yang gelap, terjal dan menantang. Mendapatkan pengalaman yang mengguncang keyakinan yang telah dibangun sekian lama. Sesuatu yang tidak diduga, tapi ya, hal ini terjadi, tidak dapat dihindari.Bahasa Inggrisnya mungki…

AES960 Berguru pada Garpu
Meminjam tajuk pertunjukkan musik Abah Iwan beberapa waktu lalu di Rongga Budaya, Dusun Bambu, pagi di Ngobras ke 3 TP22 terjadi peristiwa yang gambarnya saya tempatkan di atas ini. Konser Abah Iwan bertajuk Berguru pada Alam, karena ya begitulah apa yang beliau sampaikan / ekspresikan di dalam kon…

