AES290 Bosan

Kalau saya tidak salah di antara ribuan tulisan ini saya sempat baca satu esai dengan judul yang sama : Bosan. Tapi tak apa, karena saya bersepakat sama mba Fitri (narasumber POT tentang Literasi Diri) bahwa tulisan itu seperti sidik jari. Tidak ada dua yang sama. Setiap tulisan akan punya keunikan tersendiri walaupun membahas topik yang sama.
Topik ini muncul dari obrolan keselarasan dengan salah satu calon orangtua Semi Palar. Sempat muncul perbincangan tentang topik di atas ini "Bosan". Ijinkan saya menyampaikan pandangan tentang Bosan ini. Saya pikir, kita perlu berhati-hati dengan kata bosan ini, karena apa yang ada di alam semesta, di sekeliling kita ya pada dasarnya itu-itu saja.
Sederhananya begini, waktu anak-anak kita masih kecil, mereka bisa sangat terpesona mengamati kecebong berenang di kolam kecil dan perlahan-lahan berubah bentuk menjadi katak. Waktu kecil hal itu yang saya lakukan, menangkap kecebong dan memindahkannya ke dalam botol dan mengamatinya. Hal ini juga yang sering saya dapati dilakukan anak-anak di Semi Palar - betapa menariknya makhluk kecil berwarna hitam yang berenang ke sana kemarin di air kolam.
Bayangkan mereka jadi dewasa, dan menjadi peneliti misalnya, untuk menemukan obat atau hal lainnya di sebuah laboratorium penelitian. Bisa jadi mereka mengamati katak dan bagaimana kelenjar di kulitnya bisa diektraksi zat-zatnya menjadi obat atau hal-hal lain yang mungkin berguna. Mudah-mudahan terbayang apa yang ingin saya sampaikan bahwa kebosanan bisa menjadi kendala besar apabila pola pikir tersebut melekat di dalam alam pikir anak-anak kita. Tentunya sebagai pendidik guru atau orangtua harus memahami hal ini, karena bagaimanapun, anak-anak kita akan melihat dan mengikuti kita para pendidiknya. Salam.
Photo by Renan Lima from Pexels
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES081 Pencils and Making Mistakes
Siang tadi kakak2 jenjang SD-Kecil (kelompok Congklak dan Bebentengan) menuntaskan Taki-taki bersama rekan-rekan orangtua di jenjang dan kelompok masing-masing. Seperti biasa kakak2 memaparkan rencana pembelajaran dan mengaturkan bersama hal-hal yang perlu disinergikan antara kakak dan orangtua di…

AES228 Something Worth Doing
Kurt Vonnegut wrote: “When I was 15, I spent a month working on an archaeological dig. I was talking to one of the archaeologists one day during our lunch break and he asked those kinds of “getting to know you” questions you ask young people: Do you play sports? What’s your favourite subject? And I…

AES951 Siap Bersekolah
Pagi ini di ruang tempat kami berdiskusi - berkoordinasi, terdegar suara tangisan seorang anak. Hari Selasa ini kami baru memasuki hari ke lima bersekolah, di TP ke 22 ini. Mengamati sebentar, sepertinya ini terjadi karena kenyamanan teman baru ini di rumah barunya. Murid di TK-A yang masih perlu w…
