AtomicEssay

AES313 Ramah

Andy Sutiosopenulis arsip2

Masih harus mengejar 3 esai yang tertinggal. Sebetulnya sudah mau beranjak untuk istirahat, tapi mengamati kakak2 pada posting dengan tema Marah. Saya menduga pasti ada sesuatu. Membaca posting kak MJ, ternyata kak Leo biang keroknya, membuat tantangan buat kakak2 untuk menuliskan esai dengan tema Marah... Hahaha... lucu juga, dan pancingannya berhasil. Ada kak Mpit, kak Pungky, kak MJ, kak Mamat, kak Tesa, hmm siapa lagi ya, semua menulis tentang marah... 

Kebetulan saya ga dapet WA dari kak Leo, jadi saya akan menulis tentang Ramah - supaya enerjinya lebih seimbang. Hehe.. Kalau boleh disebut sebagai antitesis dari marah, ramah mestinya punya enerji yang lebih positif. Karena tadi siang, kita semua belajar bahwa segala sesuatu adalah enerji. Sempat ada kakak yang menulis juga dan mempertanyakan apakah kita tidak boleh marah? Ya boleh aja, ga ada yang ngelarang. Kembalikan aja ke kesadaran, apakah marah itu ada gunanya. Kalo ga ada gunanya, nyapain disimpan, dibuang aja. Dalam pengertian ya ga perlu marah kan? 

Kembali ke apa yang dipelajari tadi bagaimana kita berjarak dengan pikiran dan emosi kita. Kalau berjarak, ga ada yang bisa bikin kita marah, karena kita ga akan kesentuh secara langsung apa yang mengganggu diri kita. Bukannya jadi tanpa emosi, berjarak itu kan membuat kita bisa memandang lebih jernih apa yang terjadi. Ini yang namanya kesadaran. Kalau bikin marah ya dilepaskan, tapi sebaliknya kalau kita bisa ramah, ya kenapa tidak. Kesadaran. Jadi kendalinya ada di kita. 

Kalau sudah begini kita yang mengendalikan emosi kita - bukan emosi yang mengendalikan kita. Kalo udah bisa begini asik kan? Kita bisa memilih untuk menjadi ramah alih-alih menjadi marah. Salam. 

Photo by Bekka Mongeau from Pexels 

Komentar (1)

leoamurist

solusi marah ada pada ramah ya K

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES942 Holistic Science

Pertama kali mendengar kata holistik (holistic) disandingkan dengan kata lain di belakangnya, seingat saya di sekitar tahun 2005-an. Saat awal kami merintis Rumah Belajar Semi Palar - waktu itu masih mengontrak satu rumah di Jalan Terusan Karang TIneung, karena lokasi saat itu Semi Palar masih beru…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES935 Dialog Batin : Akar Perwujudan Kehidupan Manusia

John Dewey bilang, Pendidikan adalah Kehidupan itu Sendiri. Dalam konteks itulah, kita perlu berupaya memahami apa yang disebut dengan manusia seutuhnya dalam konteks kehidupannya yang sejati, tentunya dalam pemaknaannya yang paling fundamental. Manusia sejatinya adalah makhluk spiritual. Hal ini t…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES921 Damai

Sebelumnya saya menulis tentang Perang, kali ini saya ingin menulis tentang Damai. Di tulisan saya terdahulu saya menyebut tentang Perang Kesadaran. Mungkin pilihan kata Perang bisa berkonotasi negatif. Tapi dari perspektif tertentu memang itulah yang terjadi, dua pihak yang sedang saling berebut a…

Andy Sutioso11