AES35 Mentok

Mentok sih hari ini entah kenapa gak dapet inspirasi apa-apa untuk dituliskan. Sudah beberapa minggu kebalakang aku merutinkan diriku sehabis sholat magrib aku akan buka laptop dan ms.word lalu mulai menulis, biasanya walalaupun pas nyalain laptop ga ada ide tapi setelah aku paksakan suka tiba-tiba aja ada ide keluar dan akhirnya aku berhasil menulis. Tapi entah ada apa dengan hari ini aku sudah memandang layar selama satu jam tapi belum ada satu katapun yang aku tuliskan. Lalu aku berpikir untuk menyerah saja, yasudahlah~ hari ini gausah posting atomic essay.
Tapi dipikir lagi, sayang juga ya kalo bolong sehari dan yang paling parah sih bisa jadi bolongnya gak cuma sehari bisa jadi karna aku merasa baik-baik saja melewati hari tanpa essay, hari esoknya aku akan melakukan hal yang sama sampai gak kerasa waktu sudah sebulan berlalu tanpa essay.
Akhirnya aku putuskan untuk menulis ketiadaan essayku ini, karna memang value dari atomic essay ini kan rutin kebiasaan nulisnya bukan di konten tulisannya, jadi apapun konten yang aku tulis, sereceh apapun tidak mengurangi valuenya.
Hanya mungkin akan membuat kesal orang yang sudah terlanjur menbaca essay ini saja hahaha
Jadi saya Gina memohon maaf kepada anda yang telah membaca essay ini, karna anda sudah membuang waktu membaca essay yang ga jelas dan ga ada isinya. Semoga suatu saat bila anda bertemu dengan Gina ini, anda tidak murka dan berniat melempari saya dengan kayu gelonggongan yang ada si smipa saat ini.
Terimakasih atas perhatiannya, mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Dari saya Gina fasilitator K10 yang berusaha merutinkan atomic essay.
Photo by Laura Skinner on Unsplash
Komentar (2)
Tetap kasih jempol buat usahanya ka Gina.. ☺️
saya juga punya kok ka Gina esai model gini... jangan khawatir...
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES115 Efisiensi
Sedikit bercerita tentang sebuah “budaya” di angkatan 7 KPB, yang sekarang menginjak kelas 12. Waktu hening dan doa adalah cara kami memulai hari. “Buka kelas” kami kerap menyebutnya, satu orang akan memimpin dalam prosesnya. Lucunya, setiap hari kami selalu bergelut dengan pertanyaan “siapa yang m…

AES114 Berjalan Lebih Jauh
Berjalan kaki, rutin yang selalu kujaga setiap hari. Aku mengawali dan mengakhiri hari dengan berjalan kaki. Berangkat dengan berjalan kaki, membuatku punya waktu untuk menyadari kembali tujuan-tujuan hari ini. Pulang dengan berjalan, membuatku punya waktu untuk merenungkan apa saja yang terjadi ha…

AES113 Angin itu Punya Siapa?
Aku duduk termenung di sebuah kursi panjang untuk menunggu giliran ber-mandala bersama teman-teman KPB. Udaranya cukup menyenangkan, tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin. Ada angin yang beberapa kali menyapa dan menorehkan kesegarannya. Lalu aku melihat keatas, melihat daun-daun yang tert…


