AtomicEssay

AES35 sprinkle simple pleasures

innocentiainepenulis arsip2

Beberapa tahun silam, membaca tulisanLeo Babauta, pada websitenya; Zen Habits, tentang finding simplicity in the daily chaos of our lives. Terutama karena di rumah saja, tampak permukaan hari demi hari seolah berjalan baik. Mungkin karena chaos lebih pada rasa di hati dan kepala. Membuat struktur adalah caraku untuk mengontrol chaos yang terasa. Struktur dalam keseharianku adalah paduan antara rutinitas/ kebiasaan yang terbangun dan agenda yang perlu dituntaskan. Aku termasuk orang yang menyukai kejelasan dalam struktur tersebut. Jelas apa yang akan dilakukan dari waktu ke waktu, waktu jeda yang ada di antaranya. Tentunya tidak selalu berjalan se-rigid yang tercatat. Selalu ada agenda yang ternyata butuh waktu lebih panjang untuk dituntaskan, waktu jeda yang terpakai untuk hal lain, distraksi, gagasan lama yang sempat terkubur atau munculnya gagasan baru yang mengisi. Sejak anak2 beranjak dewasa, mereka mulai punya rutin dan agenda sendiri. Sebelumnya, bersiap bersama, mengatur jadwal dengan kegiatan anak-anak, masih perlu masuk dalam struktur ibunya. Bersyukur sekarang anak-anak yang bertanya mama butuh apa, mau makan apa, kadang membuat jeda bisa lebih panjang =D  Ketika ada hal baru yang ditambahkan dalam rutin, biasanya butuh penyesuaian kembali. Apalagi bila belum terbangun jadi rutin / kebiasaan. Antara ada tugas yang jadi terbengkalai, rutin yang perlu digeser, atau pelan-pelan tergantikan dengan yang baru.

Terkait kalimat pembuka, tulisan itu menjadi resep yang berhasil membuatku lebih menikmati hari demi hari. Penjelasan lebih lanjutnya “… find little, simple pleasures and sprinkle them throughout your day. They are not big things, but each simple pleasure can translate to a great day if you use them right.” Tidak sekadar menjalani rutin dan agenda, tapi menambah makna pada hal-hal kecil, pada detil, yang biasanya terlewat begitu saja.

Hangat sinar matahari | segar rumput di telapak kaki | sejuk angin berhembus | daun-daun menari | langit biru, berawan tipis | udara segar memasuki ruang | segelas lemon di pagi hari | cimeng bergelung hangat, malas, manja di antara ilalang | tortii berjemur sambil meregangkan kepala, tangan dan kaki | rasa setelah alkaline exercise | harum masakan si sulung | secangkir kopi panas | soothing music sambil bekerja | pertemuan dengan suasana ringan & gembira | wajah-wajah tersenyum ramah | ruang tanpa clutter, bersih dan segar | sampah yang terpilah rapi | segelas coklat hangat dan serial Ghibli | menyelesaikan AES hari ini | menutup hari dengan doa dan hening | dst, dst...

:) hal-hal sederhana, seperti koin demi koin yang masuk ke tabungan dalam hati.

Komentar (4)

Andy Sutioso

lovely

joefelus

menyejukkan! terimakasih kak Ine>

Lei

ku membayangkan meses ceres yg disprinkle ke roti.. ya bener jg sih sedikit di sana sedikit di sini pada akhirnya bikin roti tawar yg tadinya biasa jd istimewa ya hihihi..

innocentiaine

hihi iya sarupaning lah bu.. senangnya ada bu Lei di ririungan.. :)

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES92 berbagi bahagia

Setelah sambil ngobrol ke sana kemari, mengakui diri ini kerap terlalu serius, seorang sahabat mengirimkan sebuah cerita, Tiga Biksu Tertawa (Three Laughing Monks). Mendengarnya membuat diri berpikir bahwa hidup bisa dimaknai berbeda. Tiga biksu ini sangat terkenal dan seluruh penjuru Cina menyukai…

innocentiaine30
AtomicEssay

AES 956 Jangan Mencari Kebahagiaan

Bukan hal yang aneh bahwa setiap orang mencari kebahagiaan. Kalau kita perhatikan, banyak orang yang kalap dalam usaha mereka mencari kebahagiaan. Lihat saja media sosial, coba perhatikan apa yang mayoritas dapat kita saksikan di sana? Di awal saya katakan setiap orang, termasuk saya dan anda. Seti…

joefelus10
AtomicEssay

AES 650 Lagi, Tentang Kebahagiaan

Seorang psikolog benama Sonja Lyubomirsky pernah berkata bahwa 50 persen kebahagiaan manusia sebetulnya sudah ditentukan secara genetik. Atau istilah dia adalah genetically predetermined. Maksudnya tanpa kita berbuat apa-apa sebetulnya sudah menjadi default bahwa setengah dari kita sudah bahagia. S…

joefelus40