AtomicEssay

AES35 waktu hening

nathaniapenulis arsip2

Dari kelas 7, atau 1 SMP, aku melakukan waktu hening hampir tiap hari di sekolah. Awal sebelum tahu bagaimana cara waktu hening yang baik, aku hanya tutup mata dan bernafas. Bahkan kadang aku suka ngintip buka mata dan malah senyum-senyum dengan teman di kelas. Makin kesini aku tahu arti waktu hening.

Kak Koben guru K7 ku waktu itu bilang “Waktu hening itu seperti kita menumpahkan air yang penuh dalam cangkir, untuk di isi air lagi”. Artinya adalah mengosongkan kepala sebelum memulai pelajaran, karena kalau isi kepala penuh, kita tidak bisa mengisinya lagi, yang ada malah meledak kepala kita, pusing nanti.

Kemudian salah satu kakak bilang, kalau saat waktu hening kita sangat fokus, nanti akan ada third eye yang muncul di jidat di antara mata kita. Awalnya aku kira itu becandaaan, karena manamungkin tiba-tiba ada mata yang muncul di tengah-tengah jidat. Tapi karena aku kepo juga, inging tahu dan membuktikan apakah itu benar atau memang seperti perkiraan ku ‘’becandaan’’. Setelah ku coba untuk fokus, hanya mendengarkan napasku, dan tidak memikirkan apapun, tiba-tiba tengah jidatku seperti ada yang pegang menggunakan telunjuk, atau seperti ada manik-manik yang menempel. Rasanya geli tapi menenangkan. Semakin kesini aku jadi tahu cara untuk mengeluarkan third eye ini, yaitu dengan fokus dan tidak terdistraksi (eaa kayak punya kekuatan super aja).

Kemudian salah satu kakak juga ada yang bilang kalau kita waktu hening dengan benar, kita bisa menyerap energi sekitar. Energi itu digunakan untuk kegiatan kita di hari itu. Katanya bayangkan saja energi itu masuk kedalam tubuh, entah itu dari lantai atau pohon, dan benda lainnya.

Kalau menurutku, setelah waktu hening aku merasa lebih semangat, tubuh dan pikiran terasa segar, energi buruk yang terbawa hilang jadi dapat senang Kembali, dan lebih dapat mengendalikan emosi. Biasanya yang suka murusng sekarang jadi lebih ceria, tenag, dan tidak bete-bete lagi. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES279 Meditasi dan Menjernihkan Pikiran

Dua tahun yang lalu, sebelum COVID melanda, meditasi atau yang kita istilahkan di Semi Palar sebagai waktu hening bukan bagian dari rutinitas saya. Saya hanya sesekali melakukan meditasi - kalau sedang merasa butuh meditasi. Memang terasa bahwa meditasi membuat diri saya lebih enak. Saya menikmati…

Andy Sutioso41
AtomicEssay

AES152 Bukan Raga ataupun Pikiran

Salah satu teknik meditasi yang dikenalkan Sadhguru bagi saya sangat menarik. Latihan ini sudah saya lakukan selama lebih dari satu tahun. Satu konsep yang dikenalkannya adalah bahwa diri saya yang sejati adalah terlepas dari badan dan pikiran. Kenapa demikian, sederhananya adalah karena badan dan…

Andy Sutioso30
AtomicEssay

AES012 Hening itu Penting

[repost dari Ning] Hmm, tulisan ini masih nyambung dengan tulisan saya sebelumnya (AES#11 Menulis Untuk Siapa (dan Untuk Apa)? Dalam tulisan itu saya menggambarkan bagaimana menulis adalah sarana untuk mengambil jarak dari segala kesemrawutan pemikiran kita. Tulisan ini juga akan bercabang ke dua e…

Andy Sutioso10