AtomicEssay

AES355 Tujuh Tahun Lalu

leoamuristpenulis arsip2

Dua ribu lima belas, awal tahun di Brastagi. Bangun pagi jalan ke pasar, kopi dan kue-kue bikin segar. Balik beskem jam delapan, mandi brifing berpakaian langsung keliling pengawasan. 5km, 8km, 10km, 15km dari puncak Sinabung. Kolom erupsi jadi pemandangan biasa di sini, hujan abu jadi tak terlalu mengganggu.

Siang makan panggang di ladang, ke arah pulang beli tuak di belokan jalan. Malam, pertemuan dan laporan. Rutinitas yang di luar dugaan tidak membosankan, karena tim yang menyenangkan. Melebihi profesionalitas, integritas tim lapangan ini menenangkan.

Tengah tahun ke Sintang. Bukit Kelam, yang katanya adalah bongkahan batu terbesar di dunia. Yah apapun lah gelarnya, yang penting suasana di sini pun menentramkan. Melebihi profesionalitas, vokasionalitas tim di sini pun menyegarkan. Sampai kami diajak singgah di rumah panjang. Tuak, jelas tak terlewatkan.

Beda di lapangan beda di ruangan. Memang tidak semua menenangkan di lapangan. Namun, di ruangan bisa dibilang selalu menyesakkan. Ketika memindahkan tangan (kepalan) ke kepala tanpa menggunakan hati, hanya ada administrasi dan ambisi. Resign ah.

Tugas terakhir ke Kediri kemudian Purwokerto. Gunung Slamet sudah tenang, jadinya hanya pelatihan & ulasan program. Cukup longgar waktu itu, sampai bisa mampir kedai kopi kekinian setiap malam hari. Di Kediri pun demikian, malahan jadi banyak belajar soal pusaka nusantara dan kisah mistisnya. Menarik.

Pulang Bandung lagi, disambut hujan dan kedai kopi yang berkembang. Sekitar dua puluh kedai saya cobain dalam waktu dua minggu. Sepertinya, bisa lah mengisi akhir tahun dengan buka meja kopi di teras rumah kawan. Hanya tiga bulan bertahan, rupanya memang bukan panggilan juga jadi usahawan. Akhirnya menutup tahun dengan membaca ulang beberapa buku, termasuk Toto Chan.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES211 Mendatangi, sesederhana ini

Kita yang mendatangi tempat ini, maka kita pula yang mendatangkan ke tempat ini. Bukan malahan setelah diterima kedatangannya, kita malah meminta didatangkan. Kita yang mendatangi tempat ini sebagai orang baru, maka kita pula yang selayaknya mendatangkan kebaruan bagi tempat ini. Bukan malahan sete…

leoamurist31
AtomicEssay

AES209 Menuliskan

Sekilas tentang program self authoring Jordan B. Peterson yang saya dengar, ada tiga bagian. Pertama menuliskan masa lalu, kedua menuliskan masa kini, dan terakhir tentu saja menuliskan masa depan. Masa apa lagi yang bisa dituliskan selain tiga tadi? Masa' menuliskan masa bodo'. Yheu.. gak gitu jug…

leoamurist20
AtomicEssay

AES 100 Sampai

Sampailah kita pada saat yang berbahagia, dengan selamat sentosa, mengantarkan Kawan Marwas ke depan pintu gerbang petualangan dan jenjang baru, kelas 4. Tak lupa juga jenjang lain yang pernah bertualang bersama dan berbagi kegembiraan. Bersamaan dengan ini, berakhir pula masa bakti saya sebagai te…

matheusaribowo22