AES370 Crescendo

Ada beberapa esai saya yang lewatkan di beberapa hari terakhir ini. Beberapa sudah saya mulai tapi belum tuntas karena ide menulis sudah ada tapi belum sempat diselesaikan. Tulisan hari ini memang menekankan tentang situasi saat ini. Supaya keren judulnya saya pilih di atas ini: Crescendo. Satu istilah musik yang menggambarkan tentang perubahan dinamika, tempo, ritme volume dan lain sebagainya. Crescendo menggambarkan bahwa dinamika cenderung meningkat, menjadi lebih intens.
Hal ini sangat terasa di Rumah Belajar Semi Palar terutama selepas libur Idul Fitri. Seminggu setelah libur lebaran, jadwal kegiatan di jenjang SD kita ubah lagi intensitasnya - tidak lagi dibagi menjadi dua sesi menjadi satu sesi. Suasana sekolah jauh lebih ramai. Tempat parkir juga penuh.
Pasalnya banyak jadwal Program Khusus kami tempatkan juga di setelah Libur Lebaran. Proses rapotan sudah dimulai sejak beberapa waktu sebelum libur lebaran. Biasa sudah kita mulai sekitar 8 minggu sebelum pembagian rapor. Sementara masih ada review atau asesmen akhir tahun, ditambah Minggu Babarengan yang biasanya ditutup oleh Musik Sore. Belum lagi perpisahan kelompok2 yang ada di akhir jenjang. Mengelola segala sesuatu agar bisa bergulir dengan baik selalu jadi tantangan dan keseruan tersendiri.
Memang ritme kegiatan di Semi Palar seperti itu semenjak dulu. Akhir semester memang jadi semacam akumulasi proses di mana segala kegiatan perlu diakhiri di akhir tahun pendidikan. Dibandingkan tahun lalu dan tahun sebelumnya suasana ini kembali terasa. Walaupun kita semua juga perlu mengadaptasikan diri setelah suasana pandemi selama 2 tahun terakhir ini. Sangat terasa juga peralihannya karena kita semua perlu mulai kembali ke kondisi sebelum pandemi. Sementara pandemi juga belum betul-betul berakhir.
Bagi saya ini sesuatu yang mengasyikkan. Seperti kata pa Muhlis - yang kembali pusing mengatur parkir - suasana sekarang bikin jadi terasa hidup. Semangat!
Photo by Guillaume Meurice: https://www.pexels.com/photo/futuristic-view-of-escalator-in-gray-tunnel-3757229/
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES963 Oh...
DIksi singkat ini, 'Oh', sedang saya upayakan menjadi diksi yang banyak saya gunakan. Kenapa? Karena diksi ini membantu saya menempatkan segala sesuatu yang terjadi sebagai netral, Kenapa perlu netral? Sejauh ini saya meyakini bahwa menempatkan segala sesuatu secara netral adalah cara ampuh untuk m…

AES961 Shaken To The Core...
Dalam perjalanan kehidupan, dari waktu ke waktu, manusia akan diajak melalui jalan yang gelap, terjal dan menantang. Mendapatkan pengalaman yang mengguncang keyakinan yang telah dibangun sekian lama. Sesuatu yang tidak diduga, tapi ya, hal ini terjadi, tidak dapat dihindari.Bahasa Inggrisnya mungki…

AES960 Berguru pada Garpu
Meminjam tajuk pertunjukkan musik Abah Iwan beberapa waktu lalu di Rongga Budaya, Dusun Bambu, pagi di Ngobras ke 3 TP22 terjadi peristiwa yang gambarnya saya tempatkan di atas ini. Konser Abah Iwan bertajuk Berguru pada Alam, karena ya begitulah apa yang beliau sampaikan / ekspresikan di dalam kon…

