AES416 Menulis : Menggoreskan Makna

Menulis lagi tentang menulis, kali ini mau saya kaitkan dengan tulisan sebelumnya mengenai makna. Hal ini terpikirkan setelah membaca tulisan kak Mamat - selepas pembekalan di Lembang minggu lalu.
Selain kak Mamat ada kak Yanti juga yang menyempatkan diri untuk memposting tulisan di Ririungan - setelah di malam sebelumnya saya dan kakak-kakak menutup hari pertama pembekalan dengan memahami lebih mendalam tentang makna. Membaca tulisan kak Mamat, ya itulah yang saya sadari, kak Mamat telah menggoreskan pemaknaannya di dalam sebuah tulisan. Kenapa ini jadi penting, karena proses menulis selain membantu kita merefleksikan diri, ini juga membantu sang penulisnya untuk menempatkan kepingan makna dari pengalaman dirinya ke dalam rangkaian narasi kehidupannya.
Sebagai sebuah bentuk journaling, saya pikir ini juga akan sangat membantu seseorang merangkai makna hidupnya - karena kepingan-kepingan pemaknaan yang terus menerus dituliskan. Pada akhirnya, tulisan-tulisan ini bisa menjadi narasi kehidupan seseorang. Keren bukan? Semoga teman-teman yang sempat mencermati tulisan ini lebih termotivasi untuk menulis karena menulis seperti ini adalah menggoreskan makna kehidupan. Salam.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES863 Penerimaan Diri
Masih dalam konteks Literasi Diri, lebih luas lagi dalam suasana Festival Literasi yang segera digelar di pekan depan. Festival memang perayaan bersama, sebuah peristiwa kolektif, tapi di sisi lain di sisi dalam diri, apakah kita masing-masing juga merayakan literasi diri kita. Merayakan, mensyukur…

AES774 A Wonderful Gift of Words
Kemarin malam, saya menerima sebuah pesan di chat WA saya. Pesan ini dituliskan terkait hari Ulang Tahun saya. Bagi saya ini hadiah istimewa. Dengan segala hormat kepada pembuatnya - yang tidak akan saya sebutkan di sini, tulisan ini adalah apresiasi terhadap apa yang dihadiahkan kepada saya. Karen…

AES754 Lagi, Mengapa Menulis?
Dalam rangka Festival Literasi 2025, kembali saya menulis soal ini. Sudah sering saya menulis soal ini. Mudah-mudahan tidak bosan. Saya sendiri tidak pernah bosan karena beberapa keyakinan saya soal menulis. Keyakinan ini bukan hanya hadir karena sekedar nyaho bahwa menulis itu penting, tapi juga d…
Andy Sutioso100