AtomicEssay

AES42 Kacang

Kirana Kasihpenulis arsip2

Sebelum membeli suatu makanan, biasanya aku memikirkan satu hal dulu. Bisa dimasak sendiri ngga? Kalau bisa masak sendiri, ngapain beli? Dan berakhir aku memasak makanan itu sendiri di rumah. Walaupun rasanya tidak selalu sama dengan yang dijual, rasanya tetap enak dan memuaskan. Dengan memasak sendiri pun kita bisa memastikan kualitas bahan dan kebersihannya, rasanya pun bisa lebih disesuaikan dengan selera kita. 

Salah satu makanan yang pada akhirnya aku buat sendiri dan tidak membeli yang sudah jadi adalah selai kacang. Selai kacang sangat mudah untuk ditemui dan ada di mana-mana. Kami juga bukan yang tidak pernah membeli selai kacang sekali pun. Namun aku lebih memilih untuk membuatnya sendiri. Karena dengan membuat sendiri, aku bisa menentukan kualitas bahan, tingkat kemanisan, dan bisa menambahkan rasa lain sendiri. Selai kacang biasanya kami makan bersama roti. Karena kami jarang membeli roti, jadi kalau beli selai kacang yang setoples pun seringkali tidak habis. Sedangkan jika membuat sendiri, jumlahnya bisa diatur agar tidak terbuang jika dibiarkan lama. 

Membuat selai kacang sangat lah mudah. Kalau mau yang sangat sederhana, kita hanya butuh kacang dan pemanis (bisa gula, madu, dan lainnya). Kacang yang aku pakai adalah kacang tanah yang sudah dipanggang. Kemudian tinggal menghaluskan kacang dan gula bersamaan menggunakan food processor. Nanti akan ada beberapa tahap yang terjadi pada kacangnya. Pertama kacang akan terlihat hancur, lalu setelah beberapa lama mereka akan mulai menggumpal hingga akhirnya terakhir mereka mulai mengental dan bertekstur seperti selai kacang pada umumnya. Selama proses penghalusannya, kacang tanah mengeluarkan minyak alaminya. Jadi kita tidak perlu menambahkan minyak lagi untuk membuatnya jadi mengental. 

Tapi biasanya, yang aku buat agak berbeda dengan resep selai kacang lain. Aku melumuri kacangnya dengan karamel dulu baru dihaluskan di food processor. Hal yang membedakan cuman karamel itu saja, tapi rasanya jadi berbeda dan lebih enak. Dari yang aku tahu, kalau kacang diselimuti karamel dan dihaluskan disebut praline. Aku tahu ini dari video yang aku lihat, di mana seseorang membuat tart kecil dengan praline sebagai salah satu lapisannya. Tapi setelah aku lihat di internet, praline adalah coklat dengan berbagai isian di dalamnya, seperti kacang, buah, dan lainnya. Setelah mencari-cari lagi, aku menemukan kalau kita ingin mencari resep praline yang “selai kacang”, tulis saja seperti ini “(nama kacang) praline paste”. Contohnya “hazelnut praline paste”, karena kalau tidak ditambahkan kata paste, yang muncul adalah resep membuat kacang yang dilumuri karamel.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES81 Bertemunya Kedua Sungai

Kamis itu menjadi pertemuan antara Sungai Asahan (Aek Toba) dan Sungai Oya. Ini bukan beneran tentang sungai yaa, tapi kelompok Asahan (K12) dengan kelompok Oya (K6). Ini bukan pertama kali kelompok kami bertemu kelompok mereka. Apalagi aku, karena kebetulan adikku yang ada di kelas Oya dan sejak k…

Kirana Kasih30
AtomicEssay

AES80 Api Sepi Nyepi

Penjelajahan kami kelompok Banua Tada di Bali sudah berlangsung 1 bulan lamanya. Penjelajahan ini dibagi menjadi beberapa lokasi, yaitu 3 minggu di Bitera Gianyar, 1 minggu di Ubud, dan 1 minggu di Muntigunung. Salah satu kegiatan yang kami nantikan dalam kegiatan di Bitera adalah Hari Raya Nyepi.…

Kirana Kasih20
AtomicEssay

AES79 Susungaian

Susungaian, kata yang biasa aku gunakan untuk menyebut kegiatan ini. Sejak sekitar 3 bulan yang lalu aku mengikuti satu komunitas yang bernama River Cleanup. Ya sesuai dengan namanya, kegiatan utamanya adalah bersih bersih sungai. Tidak hanya bersih bersih sungai saja, tapi di dalamnya juga memberi…

Kirana Kasih30