AtomicEssay

AES43 Cinta, Ibu dan Anakku

wulan bubuypenulis arsip2

Dulu aku percaya Ibuku punya mantra ajaib, sebab semacet apapun jalanan kalau Ibuku bilang bisa sampai tanpa kesiangan biasanya terjadi. Lain cerita saat mencari parkir, sepadat apapun tempat yang kami tuju jika Ibuku bilang "Tenang, kita akan dapat parkir enak sebentar lagi", pun lagi-lagi jadi kenyataan. Sampai akhirnya aku terbiasa saat akan bepergian antara menggoda dan serius meminta Ibuku berdo'a untuk kelancaran dan mudah parkir. Eh, kenapa gak kulakukan sendiri ya? Lama-lama aku berpikir begitu dan merasa malu sendiri, 'kok, aku yang punya hajat tapi mintanya melalui Ibu?' Tapi beliau menjawab setengah lebih serius tentang rangkaian harap yang tak terputus dalam do'anya serta rasa percayanya. 

Begitulah Ibu, wanita yang kutahu paling sedikit tidurnya. Dalam ingatanku, kala aku terbangun beliau sudah melakukan segala hal. Pun saat aku mulai mengantuk, beliau masih juga melakukan banyak hal dan menyuruhku untuk segera naik ke tempat tidur karena esok aku harus kembali menghadapi hari-hari. Suntikan semangat beliau inilah yang menjadi pandu dan busur tempat anak panahku melesat jauh. Beliau juga yang senantiasa menjaga rahasiaku, menjadi perisaiku. Dan hari ini aku ceritakan tentang hal ini pada anakku, bahwa setiap Ibu pasti punya cara unik untuk membagi cintanya. 

Usai kubercerita, kuselipkan sebuah pesan maaf untuknya atas caraku yang mungkin tak selalu sejalan dengan inginnya. Kemudian kubisikkan siapa yang mengajariku cara untuk berani mengakui kesalahan serta meminta maaf, ialah wanita yang sering diajak anakku bersenda gurau. Wanita itu pun kuyakin cukup memiliki arti besar dihatinya, tempat ia juga menitipkan rahasia-rahasianya sama sepertiku. 






Foto pinjam lagi disini*

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES99 Suaka Paling Nyaman

Empat bulan kurang lima hari sejak anakku boarding, akhirnya aku mulai menemukan pola rutinku sendiri setelah beberapa saat aku seperti orang yang lagi belajar juggling. Apa kata yang tepat ya? Riweuh? Iya, riweuh berujung rudet. Dan baru aku tersadar kalau ternyata selama ini rutinitas yang aku la…

wulan bubuy44
AtomicEssay

AES98 Melihat Sisi Positif

Tulisan ini berawal dari beberapa hari lalu aku dikirimin sebuah video yang bagiku terasa begitu menyayat hati, tentang seorang ayah yang menyuruh anaknya untuk membuang medali dan menyobek lembar sertifikat lomba yang diraihnya. Menurut sumber yang mengirimkan video, perlakuan itu karena sang anak…

wulan bubuy22
AtomicEssay

AES97 Gerbang Kisah

Dua pekan yang lalu, sebelum jadwal penjengukan, akhirnya aku dan anakku bisa berbincang lewat gelombang suara. Lucu juga rasanya, padahal kesempatan seperti ini relatif longgar, tapi tetap saja menjadi sebuah momen yang ditunggu-tunggu. Di akhir pembicaraan, anakku bilang, ‘Bu, inget kan tulisan d…

wulan bubuy42