AES47 Aku dan Perbedaan

Perbedaan pendapat walau bagaimana pun keadaannya terkadang membuatku bimbang. Padahal berbeda itu memang sudah menjadi lumrah dan tidak perlu diperdebatkan. Seperti halnya perbedaan kapan tepatnya perhitungan 1 Ramadhan kemarin. Aku mengikuti perkembangan berita tapi tetap memutuskan untuk bertanya pada seorang sahabat yang kutahu cukup mumpuni untuk meyakinkan raguku dalam mengambil keputusan.
Perbedaan metode hitung memasuki bulan baru disini ada yang melihat berdasarkan perhitungan astronomi dengan adanya ijtimak atau peristiwa konjungsi geosentris, dimana bulan dan bumi berada di posisi bujur langit yang sama, terjadinya saat matahari terbenam. Sedangkan perhitungan lainnya didasarkan pada penglihatan bulan secara fisik. Sepintas, cara penentuan itu terlihat mirip bagiku, itulah yang kemudian menjadikan ragu dalam memutuskan untuk ikut yang mana? Karena aku sama sekali gak memahami ilmu tersebut.
Lantas, apa yang membuat yakinku condong pada salah satunya? Adalah saat sahabatku ini mengingatkan aku untuk berpegang pada alasan kuat agar tidak terjadi taqlid. Saat itu aku tersadar betapa pentingnya sebuah ilmu sebagai landasan dalam mempertimbangkan sebuah keputusan. Tidak hanya sekedar mengikuti banyaknya tetapi juga yakin pada ilmu tersebut. Aku jadi ingat sebaris kalimat ini, "Dengan seni hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan agama hidup menjadi terarah". Pesan mendalam ada disana, bahwa memahami dengan ilmu kita jadi tahu aturan yang diberlakukan secara mutlak terhadap apa yang terjadi di sekitar kita. Tidak sulit kurasa, segalanya malah akan menjadi luar biasa.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES99 Suaka Paling Nyaman
Empat bulan kurang lima hari sejak anakku boarding, akhirnya aku mulai menemukan pola rutinku sendiri setelah beberapa saat aku seperti orang yang lagi belajar juggling. Apa kata yang tepat ya? Riweuh? Iya, riweuh berujung rudet. Dan baru aku tersadar kalau ternyata selama ini rutinitas yang aku la…

AES98 Melihat Sisi Positif
Tulisan ini berawal dari beberapa hari lalu aku dikirimin sebuah video yang bagiku terasa begitu menyayat hati, tentang seorang ayah yang menyuruh anaknya untuk membuang medali dan menyobek lembar sertifikat lomba yang diraihnya. Menurut sumber yang mengirimkan video, perlakuan itu karena sang anak…

AES97 Gerbang Kisah
Dua pekan yang lalu, sebelum jadwal penjengukan, akhirnya aku dan anakku bisa berbincang lewat gelombang suara. Lucu juga rasanya, padahal kesempatan seperti ini relatif longgar, tapi tetap saja menjadi sebuah momen yang ditunggu-tunggu. Di akhir pembicaraan, anakku bilang, ‘Bu, inget kan tulisan d…