AtomicEssay

AES49 PULPEN RUSAK

yantisuryanii7penulis arsip2

Kemarin malam, niat hati hendak menggambar sebuah mandala pada kertas hitam menggunakan pulpen berwarna emas. Setelah dicari-cari, pulpen yang dimaksud memang ada, namun tintanya mampet sehingga tak dapat digunakan. 

Ada hal menarik yang saya lakukan sesaat setelah pulpen itu mampet. Saya tak langsung mengganti pulpen, tapi berupaya menggeluarkan tintanya dengan menggosok-gosok ujung pulpen pada kaca, pindah pada keramik, kemudian pindah pada kertas. Sayangnya tak juga berhasil.

"Ahhaa! Dipanasin ujungnya" ungkapku dalam hati sembari mencari korek hendak membakar ujung pulpen agar panas. Ternyata bukannya menyalakan kompor atau mencari korek pada kotaknya, saya justru mencari Bapak dan meminta Bapak membakar ujung pulpen saya.

Saat saya memerhatikan Bapak sedang sibuk menggosok-gosok pulpen di atas kaca, di atas keramik, hingga mengambil secarik kertas. Saya paham, hal ini yang sering kami lakukan beberapa puluhan tahun lalu.

Sewaktu sekolah, jika pulpen kami rusak, Bapak dan Mama tak langsung membuangnya atau menggantikan dengan pulpen baru. Tapi mereka akan segera menggosok-gosok pulpen pada kaca, keramik, hingga secarik kertas. Hasilnya? pulpen akan kembali lancar untuk digunakan. Jika belum berhasil, biasanya Bapak akan memanaskan ujung pulpen menggunakan koreknya, dan kembali mencoba menggosokkan ujung pulpen pada kaca. Dalam seketika pulpen akan kembali dapat digunakan.

Ingatan itu hadir kembali tadi malam, kisah manis prihal pulpen rusak. Tanpa saya sadari rangkaian urutan dalam merespon pulpen rusak saya sama seperti respon Mama dan Bapak waktu kami masih sekolah.

Segala yang rusak tak melulu harus diganti, karena tak ada yang benar-benar rusak. Dan cerita itu selalu mengajarkan saya untuk menghargai hal-hal sederhana. Terima kasih

Komentar (1)

Andy Sutioso

Wow keren...

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 72 BAGAIMANA BENTUK TUHAN?

Apa yang kita ingat saat kita berusia 5 tahun? Pernahkah terpikir tentang bagaimana bentuk Tuhan? Kawan Saron, teman ajaibku di 2 tahun terakhir ini. Menemani mereka dari Sobat Dero yang usianya 4 tahun, hingga usia mereka saat ini. Ada yang berusia 5 tahun, ada juga yang baru merayakan usia 6 tahu…

yantisuryanii7193
AtomicEssay

AES071 Kacamata Bapak

Setahun yang lalu, Bapak masih menggunakan kacamatanya untuk membaca koran di pagi hari, ataupun alkitab di malam hari Sebulan yang lalu, Kacamata Bapak hampir saja hilang entah dimana, saat ia terjatuh dan tak sadarkan diri. Seminggu yang lalu, Kacamata Bapak mulai berdebu karena sudah lama tak ia…

yantisuryanii740
AtomicEssay

AES70 Pemberian Istimewa

Selepas hujan sore ini, saya membersihkan dan merapikan tempat bekal saya di dapur sekolah. Entah angin apa yang membawa saya ingin mencuci di sana. Biasanya saya mencuci dan merapikan tempat bekal di RT, dan melaju cepat menuju parkiran. Tapi ternyata angin itu membawa saya pada pertemuan dengan s…

yantisuryanii721