AES499 DIY People

Saya mengenali diri saya sebagai orang yang suka berpikir juga orang yang suka secara langsung mengerjakan sesuatu. Itulah sebabnya kalau punya gagasan, apapun bentuknya, saya ingin sekali mencoba mengerjakannya sendiri. Mungkin karena itu juga saya cukup punya banyak minat dan kabisa. Walaupun tidak.ahli, tapi saya cukup tau seluk beluk banyak hal. Mungkin ini juga yang mendorong saya suka belajar dan tau banyak hal. Minat saya luas sekali. Kalo ngobrol sama banyak orang ya cukup mudah nyambungnya ke mana-mana.
Nah nyambung sama tulisan ini, saya bisa dibilang termasuk DIY People. Tau ya DIY? Singkatan dari Do It Yourself. Kenapa saya suka sepeda dan bersepeda, karena sepeda ini termasuk dalam teknologi yang sangat bisa dikuasai. Saya senang sekali bongkar pasang dan ngulik sepeda sendiri. Sejak lama salah satu angan-angan saya adalah punya workshop sepeda sendiri. Punya peralatan lengkap dan siapa tau ada yang butuh jasa servis sepeda, saya mudah²an bisa bantu.
Salah satu pengalaman saya, saat jalan pagi cari sarapan, saya melihat seorang anak muda (bersepeda) yang tampak kebingungan dengan masalah di sepedanya. Sebentar saya lirik, saya bisa langsung tau penyebabnya. Karena suatu sebab as belakang sepeda itu lepas dari tempatnya, rantai bergeser dan derraileur sepeda itu macet. Saya dekati anak.muda itu, lalu saya sapa, "Boleh saya bantu?"
Agak bingung anak muda itu mengiyakan. Sepedanya saya jungkirkan, bertumpu pada saddle dan handle bar, quick release as belakang saya longgarkan, roda belakang saya perbaiki posisinya, posisi rantai saya kembalikan ke gir yang semestinya, saya pastikan posisi rotor rem belakang aman. Lalu terakhir QR as belakang saya kencangkan. Terakhir saya uji seluruhnya dan semua lancar. Sepeda saya berdirikan kembali, rem juga berfungsi baik. Semua selesai. Sepeda saya kembalikan ke sang empunya, yang dari tadi mengamati saya bekerja. Wajah kebingungannya sudah hilang, karena dia bisa meneruskan perjalanan. Dia mengucapkan terima kasih kemudian berlalu. Saya juga senang bisa membantu.
Photo by Chandra Wenke: https://www.pexels.com/photo/close-up-of-bicycle-wheel-with-chain-14157266/
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES963 Oh...
DIksi singkat ini, 'Oh', sedang saya upayakan menjadi diksi yang banyak saya gunakan. Kenapa? Karena diksi ini membantu saya menempatkan segala sesuatu yang terjadi sebagai netral, Kenapa perlu netral? Sejauh ini saya meyakini bahwa menempatkan segala sesuatu secara netral adalah cara ampuh untuk m…

AES961 Shaken To The Core...
Dalam perjalanan kehidupan, dari waktu ke waktu, manusia akan diajak melalui jalan yang gelap, terjal dan menantang. Mendapatkan pengalaman yang mengguncang keyakinan yang telah dibangun sekian lama. Sesuatu yang tidak diduga, tapi ya, hal ini terjadi, tidak dapat dihindari.Bahasa Inggrisnya mungki…

AES960 Berguru pada Garpu
Meminjam tajuk pertunjukkan musik Abah Iwan beberapa waktu lalu di Rongga Budaya, Dusun Bambu, pagi di Ngobras ke 3 TP22 terjadi peristiwa yang gambarnya saya tempatkan di atas ini. Konser Abah Iwan bertajuk Berguru pada Alam, karena ya begitulah apa yang beliau sampaikan / ekspresikan di dalam kon…

