AES513 Lahir dan Batin

Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin... masih dalam suasana Idul Fitri, kata-kata ini banyak sekali kita dengar. Memaafkan dari lahir hingga ke batin saya kira adalah ungkapan bagaimana kita betul-betul memaafkan seutuhnya, sepenuh-penuhnya. Dari ranah jasmaniah hingga rohaniah, dari badan hingga ke batin.
Saya kira ini ungkapan yang sangat indah, karenanya sayapun kerap mengucapkan ungkapan ini di banyak kesempatan. Bukan untuk bergurau karena bagi saya ungkapan ini memang indah maknanya. Memaafkan lahir batin tentunya betul-betul melepaskan rasa yang masih kita simpan saat seseorang melakukan kesalahan atau kekhilafan, apapun bentuknya, besar atau kecil. Karenanya kita sering dengar juga ungkapan, kembali ke titik nol, dalam artian kita menghapus segala catatan yang pernah kita tuliskan dari pengalaman buruk yang mungkin kita dapatkan dari segala proses interaksi dengan orang-orang yang kita kenal.
Berbuat kesalahan adalah salah satu wujud kedebuan kita manusia, yang sedang belajar sepanjang hayatnya di sepanjang perjalanan hidup dan kehidupannya. Berlaku buat kita dan semua orang tanpa kecuali. Mari saling memaafkan...
Photo by Magda Ehlers: https://www.pexels.com/photo/sign-texture-abstract-vintage-4116540/
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES964 Berhenti Sejenak Merenungkan Kesadaran
Mudah-mudahan tidak terlalu berlebihan kalau Semi Palar menempatkan kesadaran sebagai esensi dari berbagai proses pembelajaran di Rumah Belajar kita ini. Sesuatu yang jarang disentuh di berbagai ruang pendidikan yang ada. Kenapa ini jadi bagian dari konsep pembelajaran di Semi Palar, ini bukan sok…

AES963 Oh...
DIksi singkat ini, 'Oh', sedang saya upayakan menjadi diksi yang banyak saya gunakan. Kenapa? Karena diksi ini membantu saya menempatkan segala sesuatu yang terjadi sebagai netral, Kenapa perlu netral? Sejauh ini saya meyakini bahwa menempatkan segala sesuatu secara netral adalah cara ampuh untuk m…

AES961 Shaken To The Core...
Dalam perjalanan kehidupan, dari waktu ke waktu, manusia akan diajak melalui jalan yang gelap, terjal dan menantang. Mendapatkan pengalaman yang mengguncang keyakinan yang telah dibangun sekian lama. Sesuatu yang tidak diduga, tapi ya, hal ini terjadi, tidak dapat dihindari.Bahasa Inggrisnya mungki…

